Skip to content

Biyan Masuk 11 Desainer yang Akan Pengaruhi Masa Depan Fashion Dunia Versi Vogue

Oktober 22, 2013

Biyan, from Vogue online di indonesiaproud wordpress comDalam situs majalah mode terbitan Amerika Serikat, vogue.com, yang diunggah 3 Oktober lalu, nama Biyan Wanaatmadja disebut sebagai satu dari The Future of Fashion: The 11 Designers You Need to Know Now alias 11 nama desainer yang diprediksi akan mendifinisikan masa depan fashion secara global.

It’s surprising to hear the news…which means more responsibilities,” tanggapan Biyan akan pemberitaan mengenai dirinya di Vogue.

”Saya tidak tahu mengapa masuk ke dalam daftar 11 desainer situs Vogue. Saya tidak pernah dihubungi dan tiba-tiba nama saya masuk. Tentu saya bersyukur,” tambah perancang busana kelahiran Surabaya 57 tahun yang lalu ini.

Meski editor Vogue, Kelly Connor menyebut ke-11 nama itu sebagai ‘the next generation of talent,’ dan ‘up-and-comers,’ tentunya Biyan bukan bakat baru di lingkup fashion Tanah Air. Penggunaan material yang mewah, siluet feminin yang khas, serta rancangan-rancangan yang selalu penuh intricate details menjadikan label Biyan salah satu line up terdepan dunia fashion Indonesia.

Special mention dari Vogue, tentu akan meningkatkan keingintahuan banyak fashionista di lingkup yang lebih global. Ketersediaan label tersebut di Net-A-Porter sejak musim semi tahun ini, mendapat dorongan yang lebih kuat lagi. Bukan hanya popularitas yang menanjak, para penggemar Biyan pun akan makin banyak dan dia akan makin sering muncul di spread majalah fashion internasional.

Kebanjiran Permintaan

Sesaat setelah namanya masuk ke dalam daftar 11 perancang busana masa depan yang menentukan mode dunia versi majalah Vogue tersebut, Biyan kebanjiran permintaan dari sejumlah negara.

”Banyak yang menanyakan dan menawarkan menjadi perwakilan produk saya di sejumlah negara,” kata Biyan (10/10) usai pergelaran rancangan Studio 133-nya untuk Galeries Lafayette, Jakarta.

Rancangan Biyan, yang menggunakan namanya sendiri sebagai merek, saat ini dipasarkan di sejumlah kota besar di Eropa, Timur Tengah, dan Asia melalui perwakilan di Paris.

Meskipun menghargai permintaan tersebut, Biyan mengatakan tidak dapat segera memenuhi. Persoalannya, tidak mudah mencari tenaga terampil untuk dapat memenuhi standar kualitas yang dia tetapkan.

”Tim saya terus melatih tenaga baru setiap saat, tetapi tidak semua bisa bertahan karena pekerjaan ini butuh kecintaan,” ungkap Biyan.

Sumber: female.kompas.com (12/10/13), fimela.com (8/10.13)

One Comment leave one →
  1. Oktober 22, 2013 11:35 am

    Waah,,keren ni gan 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: