Skip to content

Taman Bungkul Surabaya Raih The 2013 Asian Townscape Sector Award di Jepang

November 20, 2013

Taman Bungkul Surabaya di indonesiaproud wordpress comTaman Bungkul Surabaya memperoleh penghargaan internasional, The 2013 Asian Townscape Sector Award yang akan diterima oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada 26 November 2013 di Fukuoka, Jepang.

Pihak yang berada di balik penghargaan tersebut adalah UN Habitat Regional Office for Asia and The Pacific, Asia Habitat Society, Asia Townscape Design Society, dan Fukuoka Asia Urban Research Center.

Taman Bungkul merupakan ruang terbuka hijau di lahan seluas 900 meter persegi. Terletak di Jalan Raya Darmo, Taman Bungkul dilengkapi berbagai sarana pendukung seperti jogging track, taman bermain anak, akses internet nirkabel, amfiteater, dan arena skateboard.

Di taman yang tak pernah sepi pengunjung itu juga terdapat makam Ki Supo atau yang dikenal dengan sebutan Sunan Bungkul. Dia adalah salah satu ulama Majapahit dan masih terhitung saudara ipar Raden Rahmad atau Sunan Ampel.

Risma, sapaaan akrab Tri Rismaharini, mengaku belum tahu kriteria yang diambil tim penilai hingga Taman Bungkul mendapat penghargaan tingkat dunia. Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini juga tidak tahu negara mana saja yang taman kotanya juga akan mendapat penghargaan. “Saya belum tahu, tahunya kalau nanti sudah di sana,” kata dia.

Taman Bungkul di indonesiaproud wordpress comRisma menduga penilaian itu didasarkan pada kondisi Taman Bungkul yang memadukan pelestarian budaya dan kebutuhan taman kota masa kini. Semua warga kota, kata Risma, bisa memanfaatkan fasilitas yang ada secara gratis. “Taman Bungkul memang saya konsep untuk bertemunya semua warga kota. Tidak ada sekat untuk si kaya dan si miskin, besar kecil, putih hitam,” ujar dia.

Menurut Risma, sejak awal merevitalisasi lahan yang awalnya kumuh itu, ia telah melakukan zoning agar pemanfaatan fasilitas Taman Bungkul lebih tertata. Selain fasilitas publik yang relatif lengkap, denyut ekonomi di taman tersebut juga terasa. Berbagai macam penjual makanan berderet di sisi timur kompleks taman tersebut. “Mungkin perpaduan fasilitas publik, tempat religi, dan kegiatan ekonomi yang ada di Taman Bungkul itu yang dinilai oleh panitianya,” kata Risma.

Sumber: tempo.co (17/11/13), majalah Tempo (2/12/13)

One Comment leave one →
  1. November 20, 2013 11:35 pm

    luar biasa. tahun 2014 bu Risma duet sama Jokowi mimpin negeri ajaib ini.
    Saya rela…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: