Skip to content

Kiki Febriyanti Raih Sutradara Terbaik di STEPS International Rights Film Festival, Ukraina

November 22, 2013

Kiki Febriyanti di indonesiaproud wordpress comSineas Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Kali ini. Kiki Febriyanti didaulat sebagai sutradara terbaik untuk film dokumenter berjudul “Jangan Bilang Aku Gila”  dalam ajang STEPS International Rights Film Festival ke-6 yang diselenggarakan pada 7 – 19 November 2013 di Kharkiv, Ukraina.

Film dokumenter yang diterjemahkan “Don’t Call Me Crazy” tersebut mengisahkan tentang Suharto dan Rufiana, mantan penderita gangguan jiwa yang memiliki kendala untuk diterima kembali di masyarakat dan bahkan dikucilkan oleh keluarganya.

Film yang berdurasi sekitar 20 menit tersebut telah sukses menarik perhatian para dewan juri dan penonton untuk lebih peduli terhadap isu-isu sosial terutama terhadap penderita gangguan jiwa.

Dalam wawancara pers yang dilakukan pada tanggal 9 November 2013 di Gedung Teater Boomer, Kharkiv, Ukraina, Kiki menyatakan bahwa tujuan dirinya membuat film ini adalah untuk meningkatkan kepedulian masyarakat umum terhadap penderita ganguan jiwa.

steps winnerSTEPS International Right Film Festival merupakan Festival Film terkenal di Ukraina dan merupakan pionir festival film independen oleh negara-negara yang termasuk Commonwealth of Independent States (CIS).STEPS International Right Film Festival secara khusus mengangkat isu-isu penting dibidang perlindungan hak asasi manusia, hewan dan lingkungan.

Festival ini didukung oleh misi PBB yang berada di Ukraina, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Ukraina serta asosiasi pembuat film Ukraina. Dalam ajang STEPS International Right Film Festival ke-6 dilakukan melalui 2 tahap, yaitu tahap seleksi awal di Crimea, Ukraina pada bulan Oktober 2013 dan tahap dua mengenai pemutaran film-film untuk dinilai sebagai pemenang festival tahun ini.

STEPS International Right Film Festival yang diikuti lebih dari 30 negara termasuk Jerman, Spanyol, Perancis, Rusia, Indonesia, Polandia, Turki, Somalia, Ukraina, Montenegro, dan Italia. Ajang ini memperebutkan beberapa penghargaan yang terbagi dari beberapa katagori ,yaitu grand prize, film dokumenter terbaik, sutradara film dokumenter terbaik, aktris dan aktor terbaik serta beberapa kategori lainnya.

Sumber: kemlu.go.id (15/11/13)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: