Skip to content

IUCN: Leuser Masuk Daftar Wilayah Tak Tergantikan di Dunia

Maret 25, 2014

leuser di indonesiaproud wordpress comIndonesia memiliki wilayah yang luar biasa kaya dan tak ternilai. Pantas kalau negeri ini dijuluki zamrud di khatulistiwa dan diakui dunia. Contohnya adalah Kawasan Ekosistem Leuser yang masuk dalam daftar wilayah paling tak tergantikan di dunia menurut organisasi konservasi International Union for Conservation of Nature (IUCN).

IUCN melakukan survei pada 173.000 wilayah yang dilindungi dan 21.500 spesies yang masuk pada daftar spesies terancam. IUCN lalu mengalkulasi dan membandingkan kontribusi setiap wilayah yang dilindungi pada kemampuan bertahan hidup setiap spesies.

Berdasarkan survei tersebut, IUCN menetapkan 78 situs, meliputi 137 dilindungi di 34 negara, sebagai area yang “paling tak tergantikan” di dunia.

Situs yang masuk dalam daftar tersebut adalah rumah bagi 600 spesies burung, amfibi, dan mamalia. Setengah di antara jumlah spesies tersebut merupakan spesies terancam dan banyak yang tidak bisa ditemukan di wilayah lain. Salah satu wilayah yang masuk daftar area tak tergantikan menurut Pentagon Post (15/11/2013), adalah Kawasan Ekosistem Leuser, Aceh.

Menurut leuserecosystem.org, wilayah Leuser merupakan daerah dengan jumlah keragaman tertinggi di Asia. Kawasan ini memiliki 105 spesies mamalia, 382 spesies burung, dan mencakup 95 persen spesies reptil.

Leuser juga merupakan rumah bagi banyak spesies yang makin terancam seperti orangutan sumatera, badak sumatera, gajah sumatera, serta pohon keruing.

Wilayah yang dinobatkan sebagai tempat paling tak tergantikan di dunia lainnya adalah Sierra Nevada de Santa Marta Natural National Park di Kolombia, Western Ghats di India, dan Taman Nasional Canaima di Venezuela.

Studi ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan manajemen lingkungan di wilayah-wilayah yang tak tergantikan tersebut.

Simon Stuart, pimpinan IUCN Species Survival Comission, , mengatakan, “Wilayah yang terlindungi hanya bisa memenuhi peran mereka dalam mencegah berkurangnya keanekaragaman hayati bila dikelola dengan baik.”

Sumber: Yunanto Wiji Utomo (kompas.com 18/11/13)

2 Komentar leave one →
  1. Maret 26, 2014 11:35 am

    Reblogged this on Inspiring Blog and commented:
    Harus kita jaga bersama yang satu ini.

  2. Maret 26, 2014 11:35 am

    Reblogged this on BCPCKR-IDN and commented:
    harus balik kesini lagi!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: