Skip to content

Andy A. Prahardika Raih Penghargaan di World Inventor Award Festival, Korsel

April 22, 2014

andy aulia prahardika di indonesiaproud wordpress comAndy Aulia Prahardika, mahasiswa Teknik Industri UGM lewat karyanya berupa alat sensor banjir atau genangan air pada landasan pacu bandara dalam mendukung sistem keselamatan penerbangan berhasil meraih penghargaan World Inventor Order of Merit, Traffic and Transportation Order of Merit dalam ajang World Inventor Award Festival yang diadakan oleh Korea Invention News (KINEWS) di Seoul Garden Hotel, Korea Selatan pada 14 Desember 2013 lalu yang diikuti lebih dari 350 kalangan akademisi dan industri dari 30 negara. 

Andy menuturkan, penelitian terhadap alat sensor deteksi banjir di landasan pacu pesawat terbang dilakukan selama 3 tahun di Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang.

Sebenarnya peneltian Andy sudah dilakukan sejak duduk di bangku siswa SMA. Kemudian setelah duduk di bangku kuliah ia kembali melanjutkan penelitian tersebut.

Adapun ketertarikannya dalam membuat sensor alat deteksi banjir di landasan pacu bancara di sebabkan karena dia menemukan berbagai permasalahan yang ditemukan di bandara saat tiba musim hujan.

“Air di landasan pacu bisa menjadi hal yang berbahaya bagi lalu lintas pesawat di bandara terutama pada proses pendaratan,” katanya.

Dalam penelitiannya yang berjudul Effective and Environment Friendly Runway Flood Sensor System, ia menghasilkan beberapa rekomendasi sistem early warning tentang keadaan landasan pacu bandara secara real time dan otomatis. Rekomendasi ini digunakan untuk mendukung sistem keselamatan penerbangan maupun keselamatan otoritas bandara.

“Sensor banjir ini akan bekerja ketika ada genangan air pada permukaan landasan pacu, bahkan sensor ini akan secara otomatis mengirimkan early warning bahwa permukaan landasan pacu telah tergenang oleh air pada ketinggian tertentu,” kata mahasiswa berumur 18 tahun ini.

Ia menjelaskan, sensor buatannya akan mengirim sinyal kepada petugas Air Traffic Control (ATC), apabila ada yang dapat membahayakan pesawat saat akan mendarat. Kemudian pihak ATC dapat secara langsung memberikan arahan kepada pihak pilot melalui media komunikasi mengenai keadaan landasan pacu.

“Dengan begitu, peringatan tersebut dapat mengurangi resiko kecelakaan pesawat yang diakibatkan adanya genangan air di permukaan landasan pacu,” katanya.

Namun tak hanya itu, early warning tidak dapat memecahkan masalah genangan air. Oleh karena itu, pada saat yang sama, sinyal dari sensor juga akan secara otomatis menyalakan water pump untuk mensterilkan permukaan landasan pacu dari genangan air.

Pendeteksi-Banjir-Bandara-Udara di indonesiaproud wordpress com

Andy mengungkapkan, bahwa sistem sensor yang dibuatnya fokus pada bagian landasan pacu tertentu, yaitu pada bagian touchdown zone. Hal itu karena pada bagian ini pesawat akan menyentuh landasan pacu pertama kali.

Menurutnya, pesawat yang mendarat pada landasan pacu yang terdapat genangan air bisa menyebabkan ban pesawat tergelincir sehingga bisa menyebabkan kecelakaan. Untuk itulah ia membuat alat sensor tersebut.

Sumber: kabarkampus.com (3/3/2014)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: