Skip to content

Erwiana Sulistyaningsih: TKW Asal Ngawi yang Masuk 100 Tokoh Berpengaruh di Dunia Versi Majalah Time

April 30, 2014

erwiana di indonesiaproud wordpress com

Siapa yang akan pernah menyangka, Erwiana Sulistyaningsih, TKW asal Ngawi, masuk dalam The 100 Most Influential People alias jajaran 100 orang berpengaruh di dunia versi majalah berita terkemuka, Time. Sayangnya, dia tidak bisa ikut menghadiri pemberian penghargaan itu di New York lantaran tidak memiliki biaya.

Dilansir dari harian South China Morning Post, 26 April 2014, Perwakilan Serikat Pekerja Migran Filipina, Eman Villanueva, mengatakan Erwiana tidak ikut terbang ke Amerika Serikat, karena tidak mampu membeli tiket pesawat dan membiayai akomodasi hotel. “Time tidak akan membiayai,” ujar Villanueva.

Kendati begitu, perempuan berusia 23 tahun tersebut merasa senang dapat dipilih Time sebagai salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh di dunia. Dia berharap dengan adanya pengakuan ini, maka Pemerintah RI dan dunia akan lebih memperhatikan situasi sulit yang dihadapi oleh para pekerja migran.

“Banyak pekerja dan buruh migran yang masih tertindas. Semoga, pemerintah dan Badan PBB dapat melindungi para pekerja itu sehingga mereka tidak akan lagi menjadi korban tindak kekerasan,” kata Erwiana.

Alasan Time memilih Erwiana, sebab dia berani berbicara ke publik dan kisahnya telah menarik perhatian dunia.

“Erwiana diancam akan dibunuh oleh majikannya apabila tidak melakukan tugasnya dengan baik. Tetapi dia tidak patah arang atau diam. Dia lantang bersuara melawan perempuan yang telah menyiksanya,” tulis Time.

Perempuan seperti Erwiana yang lantang bersuara lah, lanjut Time, yang mampu membuat perubahan.

Korban Penyiksaan

Kisah Erwiana menjadi sorotan publik global karena tindak penyiksaan di luar kemanusiaan yang diterima dari sang majikan, Law Wan-tung. Selama delapan bulan bekerja di Hong Kong, dia kerap menerima ragam tindak penyiksaan.

Law lalu mengirim Erwiana pulang dan meninggalkannya seorang diri di ruang tunggu Bandara Chek Lap Kok, dalam keadaan tubuh penuh luka.

Pada 7 April 2014 kemarin, Erwiana kembali ke Hong Kong untuk melakukan pemeriksaan medis menyeluruh terhadap fisiknya. Sidang perdana terhadap kasusnya akan digelar pada 29 April 2014.

Selain Erwiana, Time juga memilih berbagai tokoh inspirasional lainnya dalam jajaran sosok berpengaruh di dunia. Mereka antara lain Paus Fransiskus, Presiden Rusia, Vladimir Putin dan gadis remaja asal Pakistan, Malala Yousafzai.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada mantan kontraktor CIA, Edward J. Snowden yang menghebohkan dunia karena mengungkap beragam tindak penyadapan yang dilakukan oleh AS dan sekutunya.

Sumber: viva.co.id (26/4/2014)

3 Komentar leave one →
  1. April 30, 2014 11:35 am

    Ikut bangga pada Erwiana..Tindakannya pasti membutuhkan keberanian besar

  2. Juni 23, 2014 11:35 am

    dengn tidak adanya gelar yang dia miliki bukan berarti tidak bisa berhenti sampai disini saja..
    dia mampu untuk untuk memjukkan dirinya sendiri, bisa mendapatkan keadiln yang tepat..
    aku suka sama apa yang kamu perbuat ,mba 😉

    thx untuk postingannya ya 😀

  3. April 14, 2015 11:35 am

    hebatttt (y)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: