Skip to content

Dr. Al Rasyid: Dosen UI Pembuat Alat Ukur Kekentalan Darah Untuk Prediksi Stroke

Juni 18, 2014

logo ui di indonesiaproud wordpress comStroke menjadi masalah kesehatan yang menyebabkan kematian dan kecacatan di seluruh dunia. Stroke juga menjadi penyebab kematian ketiga setelah penyakit jantung dan kanker. Di Indonesia, stroke merupakan penyebab kematian nomor satu untuk pasien berusia 45 tahun ke atas. Berdasarkan data di RSCM, jenis stroke yang paling banyak dijumpai adalah stroke iskemik, yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah ke otak atau iskemia otak.

Berangkat dari hal ini, salah satu dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan spesialis saraf dari RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, Dr. dr. Al Rasyid, SpS(K), memaparkan disertasi berjudul “Efektivitas Mikrokapiler Digital sebagai Alat Ukur Nilai Viskositas Darah untuk Prediksi Prognosis Stroke Iskemik Akut”.

Selama ini mengukur tingkat kekentalan (viskositas) darah hanya dapat dilakukan di laboratorium besar dengan alat ukur gold standard. Kini hal tersebut dapat dilakukan di mana saja berkat alat temuan dr. Al Rasyid  yang dinamakan Mikrokapiler Digital (MD).

Alat tersebut menggunakan pipa kecil dengan diameter sekitar 0,5 milimeter yang disebut pipa kapiler. Pada kedua ujung pipa tersebut terdapat sensor laser yang mengaktifkan monitor penghitung dan mematikannya. MD berkerja mengukur tingkat kekentalan darah dengan menghitung waktu yang dibutuhkan oleh sampel darah memenuhi tabungnya dari awal melewati sensor pertama hingga akhirnya melewati sensor kedua.

“Kalau dibandingkan dengan alat pengukur kekentalan darah yang sudah ada, MD jauh lebih efesien dan tidak kalah efektif. Mengukur dengan gold standard harus ke laboratorium dulu dan bisa menghabiskan waktu lama, dengan MD bisa dipakai dimana saja tinggal tempel tunggu hitungan detik sudah diketahui hasilnya,” ujar dr. Rasyid saat ditemui pada acara promosi program doktornya di UI Salemba, Selasa (17/6/2014).

MD yang diciptakan oleh dr. Rasyid tersebut merupakan alat temuan baru yang belum ada di manapun. dr Rasyid telah mematenkan temuannya dan berharap akan dikembangkan lebih jauh sehingga dapat digunakan oleh siapapun.

“Alat untuk mengukur kekentalan darah yang sudah ada itu mahal bisa sampai Rp 500 juta, sedangkan alat ini menghabiskan Rp 5 juta, itu masih bisa turun lagi kalau sudah masuk pabrikan. Tarif pengecekan dengan gold standard sekitar Rp 250 ribu, dengan MD tarifnya sekitar Rp 20 ribu.” kata dr. Rasyid.

Hingga saat ini dr. Rasyid sedang mempromosikan temuannya pada perusahaan swasta untuk memproduksi massal produknya. Ia mengatakan perlu penelitian lebih lanjut sebelum alatnya siap diproduksi.

Dari studi yang juga ia lakukan, dengan memeriksa kekentalan darah resiko serangan stroke dapat dihindari. Dengan MD yang relatif murah, dr. Rasyid berharap perawatan stroke dapat menjadi relatif cepat karena terjangkau oleh klinik pribadi, balai pengobatan, dan puskesmas.

Sumber: health.detik.com, kampus.okezone.com (17/6/2014)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: