Skip to content

Lewat Batuscen, Tim Unibraw Raih Emas & Penghargaan di i-ENVEX 2014, Malaysia

Juli 1, 2014

batuscen unibraw di indonesiaproud wordpress comTim  mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang dengan hasil karyanya Baterai Kaktus Centong alias “Batuscen” berhasil meraih medali emas dan dua special awards dari World Invention Intellectual Property Associations (WIIPA) Taiwan dan Malaysian Invention and Design Society (MINDS) pada ajang The 5th International Engineering Invention & Innovation Exhibition (i-ENVEX) 2014 yang digelar pada 11-13 April lalu di Kangar Perlis Malaysia.

Untuk dapat sampai pada pencapaian tersebut Riska Amalia Praptiwi (PTIIK/2011) dan Susilowati (FT/2011) harus melalui proses seleksi yang cukup ketat. Menurut Riska sebelum dapat berangkat ke Malaysia sebagai perwakilan Indonesia, timnya harus terlebih dahulu mengikuti seleksi tingkat nasional yang digelar oleh Association of Young Innovator and Scientiest Indonesia (AYISI). Setelah lolos seleksi AYISI, Riska dan Susi harus melalui seleksi abstrak i-ENVEX 2014. Setelah lolos pada dua seleksi tersebut, terpilih 9 kelompok yang berhak mewakili Indonesia di i-ENVEX 2014.

Kompetisi i-ENVEX 2014 dihadiri 386 kelompok perwakilan berbagai negara di dunia, antara lain Myanmar, Rumania, Korea, Taiwan, India, Mesir, Kroasia, Irak, Filipina, Ukraina, Armenia, Kazakhstan, Georgia, Turkmenistan dan Kyrgizstan. Pada kesempatan tersebut seluruh peserta harus mengikuti sesi pameran dan mempresentasikan produk buatannya dihadapan para dewan juri dan pengunjung pameran yang hadir.

Tidak seperti pada kompetisi nasional sebelumnya yang menggunakan empat Batuscen, Riska mengaku kali ini dirinya bersama Susi hanya menggunakan satu Batuscen yang dapat digunakan untuk mengisi daya pada mobile phone.

“Sebetulnya tidak berbeda dengan sebelumnya. Hanya saja dulu kita menggunakan 4 batuscen untuk menyalakan 25 lampu LED, 1 jam digital, 1 kalkulator digital dan 1 jam dinding. Kali ini kita hanya menggunakan 1 batuscen yang dapat digunakan untuk charger HP,” ungkap Riska.

Dengan capaian tersebut Riska mengaku senang karena karyanya bisa diakui oleh masyarakat Internasional. Untuk kedepannya Riska berencana akan terus mengembangkan produk Batuscen, terutama pada tampilan kemasannya akan dibuat sesederhana mungkin agar lebih mudah dibawa kemana saja.

“Awalnya tidak percaya, tapi senang juga bisa dapat Gold Medal dan dua awards sekaligus di acara Internasional seperti itu. Nanti kedepannya berencana untuk tetap terus memperbaiki kemasannya jadi lebih bagus lagi,” ujar Riska.

Sumber: ptiik.ub.ac.id (21/04/14)

One Comment leave one →
  1. Ahmad jamiludin. permalink
    Juli 2, 2014 11:35 am

    Semoga trus eksis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: