Skip to content

PSM Unpar Raih Juara Pertama di Internationaler Chorwettbewerb di Spittal an der Drau, Austria.

Agustus 5, 2014
tags:
Ivan Yohan menerima Piagam Juara 1 di indonesiaproud wordpress com

Ivan saat menerima Piagam Juara 1

Paduan Suara Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (PSM Unpar) Bandung mengukuhkan kembali posisinya sebagai salah satu paduan suara terbaik dengan berhasil meraih juara pertama dalam kategori ‘Mixed Choir’ dalam kompetisi paduan suara bertaraf internasional, The 51st Internationaler Chorwettbewerb di Spittal an der Drau, Austria pada 5 Juli lalu.

Selain itu, penghargaan Ferdinand Grossmann ‘Best Interpretation’ untuk lagu ‘Gloria Patri’ karangan komposer Indonesia, Budi Susanto Yohanes, pun berhasil diraih oleh paduan suara yang dipimpin oleh konduktor Ivan Yohan ini.

Kompetisi ini diadakan dalam 2 kategori, yakni kategori folksong yang diadakan pada 4 Juli dan mixed choir pada 5 Juli 2014. Indonesia patut berbangga dikarenakan menjadi satu-satunya perwakilan Asia yang berpartisipasi dalam kompetisi ini. Selain Indonesia, negara peserta lainnya adalah Ceko, Latvia, Kolombia, Serbia, Austria, Hungaria, Ukraina, dan Slovakia.

Pada kompetisi untuk kategori folksong, PSM Unpar membawakan lagu Saleum dari Nanggroe Aceh Darussalam, Raego dari Sulawesi, dan Ahtoi Porosh dari Kalimantan. Penampilan memukau yang disuguhkan PSM Unpar menghadirkan tepuk tangan yang meriah dari para penonton dan menempatkan PSM Unpar di peringkat 4.

PSM UNPAR membawakan lagu Ahtoi Porosh dengan kororeografi tradisional Indonesia

Pada hari kedua, yaitu kompetisi untuk kategori Mixed Choir, PSM Unpar membawakan 3 buah lagu wajib dalam berbagai bahasa, yaitu Hear My Prayer, O Lord (Henry Purcell) dalam bahasa Inggris, Toast Pour Le Nouvel An (Gioachino Rossini) dalam bahasa Perancis, dan Stimmung (Anselm Schaufler) dalam bahasa Jerman dan 2 buah lagu pilihan, yaitu Gloria Patri (Budi Susantao Yohanes) dan Lavabo (Vyautas Miskinis).

Ivan Yohan menerima penghargaan Ferdinand Grossmann di indonesiaproud wordpress com

Ivan menerima penghargaan Ferdinand Grossmann

Dengan usaha dan rasa percaya diri yang tinggi akhirnya PSM Unpar mampu meraih juara pertama dalam kategori Mixed Choir dan memperoleh penghargaan Ferdinand Grossmann untuk interpretasi terbaik karya kontemporer pada karya Gloria Patri oleh Budi Susanto Yohanes.

“Saya bangga dengan kerja keras dan semangat anggota paduan suara UNPAR dan saya bersyukur akan prestasi yang telah dicapai”, ujar Ivan Yohan sang konduktor mengenai kemenangan ini.

Ini bukan kali pertama PSM Unpar meraih prestasi di tanah Eropa. Pada tahun 2010, paduan suara ini juga ikut serta dalam kompetisi Llangollen International Musical Eisteddfod di Llangollen, Inggris dan berhasil meraih juara 1 untuk kategori Folklore dan juara 2 untuk kategori Mixed Choir. PSM Unpar juga sering kali berpartisipasi dalam berbagai konser dan festival paduan suara pada taraf internasional, seperti di Ceko, Inggris, Italia, Kyoto, Belanda, dan Singapura.

Sumber:  Karen Laurencia, Humas PSM Unpar (04/08/14)

2 Komentar leave one →
  1. Agustus 6, 2014 11:35 am

    Salah satu universitas di kota saya, Bandung.. Bangga sekali

Trackbacks

  1. Prestasi Indonesia 99ers

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: