Skip to content

Ricky Elson: Sang ‘Putra Petir’ Pencipta Mobil Listrik

Februari 9, 2015

ricky elson di indonesiaproud wordpress comSaat ini tengah ramai dibicarakan tentang program mobil nasional (mobnas). Sayangnya, berita yang beredar justru program mobnas berasal dari kerja sama dengan Proton Malaysia. Lalu bagaimana dengan program mobnas Esemka dan lainnya? Termasuk juga program mobil listrik yang pernah digaungkan oleh mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Indonesia sampai saat ini belum punya mobil listrik yang bisa diproduksi secara massal. Tapi sudah ada beberapa mobil listrik yang dibangun oleh putra bangsa. Salah satunya adalah Ricky Elson, pria asal Padang yang mengenyam pendidikan di Jepang.

Selama bekerja di negeri Sakura ia berhasil mematenkan 14 penemuan di lembaga paten di Jepang. Terutama di bidang motor listrik. Kinerja dan hasil karya Ricky ini terdengar oleh Menteri BUMN. Dahlan pun meminta Ricky kembali ke Indonesia untuk membangun mobil listrik nasional.

Ricky pertama kali terlibat dalam pembuatan mobil listrik nasional saat Danet Suryatama menciptakan Tucuxi atau ‘Si Lumba-lumba’. Mobil listrik sport berwarna merah ini hanya sempat dikembangkan sampai prototype alias purwarupa. Ricky dipercaya sebagai lead engineer untuk tim pengawas mobil listrik yang menyerupai mobil Ferarri ini.

mobil selo di indonesiaproud wordpress comDahlan juga menugaskan Ricky yang merupakan salah satu ‘Putra Petir’ untuk mengembangkan mobil listrik sport bernama Selo. Untuk desain, Dahlan menyerahkan semuanya rancangan mobil kepada Ricky. Untuk harga, mantan bos PLN ini menuturkan harga mobil Selo lebih murah daripada Tucuxi. Selo sendiri, diambil dari nama dari bahasa Jawa yang memiliki arti batu.

Selain Selo, Ricky bersama timnya sempat mengerjakan mobil listrik kelas MPV bernama Gendhis. Bersama Selo, mobil berukuran cukup besar ini dipamerkan di KTT APEC yang digelar di Bali pada 5-7 Oktober 2013 lalu.

Dukungan Pemerintah Kurang

Setelah lebih dari satu tahun kembali ke tanah air, Ricky dan mobil listrik buatannya kurang didukung pemerintah. Padahal pemerintah selalu berkoar-koar supaya bisa menghemat konsumsi BBM.

Ricky menjelaskan, geliat bisnis dan pengembangan mobil listrik di Indonesia baru terjadi pada 5 hingga 10 tahun ke depan. Tapi diprediksi malah mobil listrik buatan luar negeri, seperti Jepang yang akan meramaikan tanah air.

Gendhis

Gendhis

“Jadi 5-10 tahun ke depan mobil listrik baru merebak. Itu bukan mobil listrik produksi Indonesia, tapi Jepang,” kata Ricky.

Proyeksi Ricky terkait nasib mobil listrik nasional bukan tanpa alasan. Tanpa dukungan penuh dari pemerintah dan pelaku industri otomotif tanah air, purwarupa mobil listrik buatan tenaga ahli Indonesia tidak berkembang.

Ricky mengakui, saat ini dukungan pemerintah dan pelaku industri terhadap pengembangan mobil listrik belum maksimal, baru segelintir orang yang peduli terhadap program mobil listrik nasional.

“Saya menilai belum ada niat berubah. Kesadaran kita perlunya mobil listrik belum terbentuk. Sosialisasi pemerintah juga kurang. Padahal pada 25 Mei 2012 itu Pak Presiden sudah beri arahan jelas kementerian terkait tentang pengembangan mobil listrik,” sebutnya.

Alhasil, bila mobil listrik dalam negeri tidak didukung , Indonesia bakal menjadi penonton terhadap banjirnya mobil listrik dari luar negeri. Meskipun para tenaga ahli mobil listrik Indonesia mampu memproduksi purwarupa mobil listrik dan menciptakan komponen mobil listrik.

Beredar Kabar Kembali ke Jepang

Ricky dikabarkan berencana kembali ke Jepang karena mobil listrik buatannya tidak banyak dapat dukungan. Namun, pria pencipta mobil listrik sport Selo dan minibus Gendhis ini menyatakan tetap akan tinggal di Indonesia.

Ricky menegaskan akan tetap tinggal di Indonesia untuk mengembangkan teknologi mobil listrik dan energi listrik terbarukan (renewable energy). “Saya tidak ingin kembali ke Jepang,” kata Ricky.

Bahkan saat ini dirinya tengah aktif mendidik dan membagi ilmu kepada anak-anak muda untuk mengembangan mobil listrik dan teknologi listrik dari sumber energi terbarukan.

“Saya tetap konsisten mengembangkan listrik tenaga angin bersama adik-adik. Ada juga pengembangan mobil listrik,” sebutnya.

Sumber: finance.detik.com (15/04/14)

5 Komentar leave one →
  1. naratamaevan permalink
    Februari 18, 2015 11:35 pm

    Salam kenal. Sayang sekali rancangan bang Ricky kurang didukung oleh pemerintah. Padahal dengan adanya rancangan tersebut, bangsa kita bisa bergerak menjadi bangsa yang produktif, tidak hanya bisa mengonsumsi produk teknologi luar negeri seperti Jepang dan Cina. Ohya, sepengetahuan saya bang Ricky saat ini sedang mengembangkan pembangkit listrik tenaga angin di daerah Tasikmalaya.

  2. mbah jambul permalink
    Maret 23, 2015 11:35 am

    saya berharap ricky bs menjadi elon musk nya indonesia..membangun technoenterpreneurship mandiri..

  3. Juni 3, 2015 11:35 am

    Mobil listrik bisa menjadi solusi persoalan energi nasional selama listrik yang dibutuhkan untuk mengisi ulang tidak berasal dari bahan bakar fosil.

  4. Juli 9, 2015 11:35 am

    wah mantab juga. ini baru orang Indonesia Punya….

Trackbacks

  1. penemuan anak indonesia | ahmad muhlisin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: