Skip to content

PT TES: Pembuat Simulator Alutsista yang Diakui Militer Luar Negeri

April 17, 2015

simulator TES di indonesiaproud wordpress comIngin coba simulator pesawat terbang, helikopter, atau tank? Tidak usah beli ke luar negeri, bangsa kita sudah bisa membuatnya. Hal itu terbukti dengan kemampuan PT Technology and Engineering Simulation (TES) yang berlokasi di Lembang, Bandung, yang sanggup menciptakan beberapa simulator alat utama sistem persenjataan (alutsista). Hebatnya, hasil produk PT TES sudah diakui pihak militer luar negeri.

Presiden Direktur PT TES M. Mulia Tirtosudiro mengatakan, perusahaannya yang berdiri 2004, selain membuat simulator berbagai alutsista, juga ikut terlibat dalam meremajakan teknologi pesawat tempur sejak 2007. Hanya saja, ketika itu pihaknya hanya sebatas sebagai subkontraktor dan belum mengibarkan bendera sendiri.

Sekarang, kata dia, PT TES sudah mulai mengenalkan nama perusahaan dan sudah ikut berbagai pameran di luar negeri, dan terakhir di Brunei Darussalam. “Untuk Malaysia kita upgrade simulator Hawk di Penang, perbaikan simulator CN-235 di Kuching, dan meneruskan design dan manufacturing simulator Tank ACV 300 Tank, ada satu set lima buah di Kuantan,” ujar Mulia.

Karena sudah mendapat pengakuan di luar negeri, PT TES mulai dilirik TNI untuk mengerjakan proyek alutsista. Hingga kini, PT TES sudah meningkatkan kemampuan simulator pesawat Hawk/100-200 TNI AU di Pekanbaru.

Dengan menggandeng beberapa perusahaan lain, pihaknya juga turut membuat  software, visual, dan audio visual untuk helikopter Super Puma NAS 332 TNI AU di Lanud Atang Sendjaja, Bogor. Selain itu, Pusat Penerbangan TNI AD (Penerbad) juga memakai jasanya untuk menggunakan simulator helikopter Bell 412 di Semarang.

PT TES juga sanggup menciptakan simulator Fight FMS (Full Mission Simulator), simulator multiranpur yang bisa digunakan untuk tank FV101 Scorpion dan AMX 13. Keunggulan simulator multifungsi itu adalah hemat biaya, sehingga sistem yang didesain snagat efektif digunakan untuk latihan kendaraan tempur dua jenis.

“Grup kami company simulator terbesar di Indonesia. Pekerjaan kami based on project. Saya sebelumnya 20 tahun lebih di Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN),” kata Mulia.

Pria yang merupakan didikan langsung mantan menteri riset dan teknologi (Menristek) BJ Habibie itu mengaku ingin mengembangkan teknologi canggih di Indonesia dengan misi membawa harum bangsa di tingkat internasional. Dia pun optimistis, peluang pasar simulator di Indonesia sangat besar, apalagi pihaknya sudah dipercaya di luar negeri.

“Saya ingin berterima kasih kepada pemerintah sejak era Pak SBY dan berlanjut ke Pak Jokowi, Kemenhan memberikan dorongan terhadap industri pertahanan lokal,” katanya.

Sementara itu, Business Development Manager PT TES, M Taufik menyatakan, Dia melanjutkan, PT TES juga bekerjasama dengan TNI AL dengan mengerjakan simulator bagi pesawat anti kapal selam. Di luar simulator, di bawah payung Technologi and Engineering System, perusahaan ini banyak memberikan sumbangsih kepada negara.

“Kita sekarang sedang garap simulator untuk (pesawat) F-16 dan juga penjajakan konten lokal untuk pesawat Sukhoi,” ungkapnya.

Sumber: republika.co.id (10/04/15)

2 Komentar leave one →
  1. April 18, 2015 11:35 pm

    Satu hal yang membanggakan sekali. Semangat Indonesiaku!

  2. jtxmisc permalink
    April 20, 2015 11:35 pm

    mantap banget ini infonya 🙂 , mantap gan perkembangan teknologi sekarang, , klw kita gak ikuti bisa ketinggalan kereta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: