Skip to content

Tim Bungong Aceh UGM Raih Juara 1 di Euro Folk 2015, Bulgaria

Mei 12, 2015

Tim Bungong Aceh dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mementaskan tarian Ratoeh Pukat berhasil meraih juara pertama di festival “Open VI Bulgarian National Championship of Folklore – Euro Folk 2015” yang berlangsung di panggung Summer Theater di kota Veliko Tornovo pada 8 Mei lalu.

Sinkronisasi gerak tari yang diperlihatkan pada tarian tersebut telah membuat penonton kagum. Iringan alat musik rebana dan saluang telah menambah unik tampilan tari tersebut.  Tari Ratoeh Pukat yang berasal dari Aceh ini  mempunyai gerakan mirip tari saman namun tari diakhiri dengan pembuatan jalinan benang oleh para penari hingga membentuk sebuah jala.

Tim juri memberikan sertifikat Golden Medal kategori campuran (mix category) Folklore and Esamble  kepada tim tari ini. Dubes RI Bunyan Saptomo dan Ibu Lia B. Saptomo yang hadir pada kesempatan tersebut telah pula diminta oleh panitia untuk tampil ke panggung menyerahkan sertifikat tersebut kepada tim Tim Bungong Aceh.

Tim Bungong Aceh sendiri terdiri dari 13 penari dan 2 pemusik yang sebagian besar adalah mahasiswa semester 6 Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Wilayah UGM.   Kehadiran Tim pada event ini, selain atas biaya masing-masing anggotanya juga atas sponsor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Dubes RI dalam menjawab pertanyaan dari Euro Folk TV yang meliput acara tersebut menyatakan bahwa pemerintah RI berkomitmen untuk mempromosikan budaya Indonesia yang beraneka ragam. “Indonesia adalah negara multi-culture society dengan lebih dari 300 etnis dan Aceh adalah salah satunya. Pemerintah RI berkewajiban untuk mempromosikan dan melestarikan berbagai budaya yang ada di Indonesia, sesuai dengan motto ‘Unity and Diversity’ yang disepakati sejak kemerdekaan RI”, imbuh Dubes Bunyan Saptomo.

Sementara itu pelatih Bungong Aceh, Aulia Nur, kepada Euro Folk TV menjelaskan mengenai tari Ratoeh Pukat yang menggambarkan kehidupan masyarakat (nelayan)  di pesisir Aceh yang bersama-sama membuat jala untuk menangkap ikan. Tarian ini juga berisi petuah hidup mengenai  etika dan ajaran agama Islam.

Bagi sebagian besar anggota Tim Bungong Aceh, partisipasi mereka di Bulgaria ini adalah keikutsertaan pertama kalinya pada festival di luar negeri dengan harapan dapat  menambah pengalaman para anggotanya.

Bulgaria merupakan salah satu negara di Eropa yang sangat peduli terhadap  pelestarian budaya, termasuk Folklore,  melalui penyelenggaraan berbagai festival tarian rakyat di berbagai kota di Bulgaria dan melalui saluran TV khusus.

Saat ini di Bulgaria terdapat 4 saluran TV yang khusus menyiarkan tarian/tradisi masyarakat Bulgaria termasuk diantaranya Euro Folk TV yang menyiarkan secara langsung “Open VI Bulgarian National Championship of Folklore “Euro Folk 2015” yang diikuti oleh sekitar 203 group  dan 4.300 penari/pemusik dari Bulgaria dan sejumlah negara, seperti Indonesia, Mexico, Moldova, Italia, Rumania, Armenia, Belarus dan Jerman.

Sumber: kemlu.go.id (09/05/15)

One Comment leave one →
  1. Mei 15, 2015 11:35 pm

    bangga indonesia ,,,,salut

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: