Skip to content

Erriezha Arriefqi Hidayat: Siswa SD Peraih Grand Prize World Creativity Festival di Korea

Oktober 27, 2015

Erriezha Arriefqi Hidayat di indonesiaproud wordpress comErriezha Arriefqi Hidayat, siswa SDN 2 Sido Kumpul, Gresik, Jawa Timur, berhasil meraih penghar­gaan grand prize dengan memperkenalkan sosok Buto Ijo dalam sebuah pertunjuk­kan wayang orang selama 8 menit pada ajang World Creativity Festival (WCF) yang diselenggarakan pada 17-18 Oktober 2015 di Daejeon, Korea.

Cerita fiksi yang dipentas­kan Erriezha dan teman-te­mannya ini mengisahkan ten­tang persahabatan antara Buto Ijo, sang raksasa bertubuh besar dan berwarna hijau dengan sebuah robot masa depan yang datang dari tahun 3030.

Cerita bermula dari Buto Ijo yang berjalan menyusuri hutan untuk mencari Arjuna. “Ceritanya Buto ijo ini mau membalas dendam sama arjuna,” kata Erriezha.

Dalam pengelanaannya, Buto Ijo menemukan sebu­ah gua dimana saat masuk ke dalam gua. Di sana ia justru bertemu dengan sebuah robot canggih dari masa depan. “Dia tidak jadi bertemu Arjuna, tapi justru ketemu Robot dari tahun 3030. Si robot tidak menyangka kalau itu buto ijo, soalnya buto ijonya badan­nya kecil, tidak raksasa,” tutur Erriezha sembari tertawa terkekeh-kekeh.

Singkat Cerita, buto ijo dan robot justru menjalin persahabatan. Erriezha menyelipkan bagian cerita, di mana sang robot justru memperkenalkan banyak hal terkait teknologi kamera terbaru kepada buto ijo. “Bahkan robotnya mengajarkan buto ijo bagaimana caranya selfie pakai kamera. Nah itu dia unsur sainsnya saya masukkan,” jelas Erriezha.

Kisah buto ijo dan robot masa depan itu diangkat dari ide dan imajinasi khas anak-anak, karya dari bungsu dua bersaudara ini. Imajinasi ten­tang dua tokoh itu yang kemu­dian dituangkan dalam bentuk skenario sederhana.

Awalnya, skenario itu dipentaskan di Bundaran Hotel Indonesia (HI) bebera­pa waktu lalu dan diabadikan dalam ke dalam bentuk video, yang dikirimkan Erriezha dan pendamping dari Kemdikbud ke panitia World Creativity Festival, di Korea. “Jadi kedatangan kami di Ko­rea ini hanya untuk presentasi, dan mempertunjukkan ulang,” kata Erriezha.

Karya Erriezha yang ber­peran sebagai penulis cerita sekaligus dalang dari Kisah buto ijo ini dianggap unik, karena berhasil meracik unsur sains dengan seni serta budaya dengan apik sehingga juri pun tak ragu-ragu mengganjar Wayang Orang Show karya siswa kelas 6 SD ini dengan penghargaan grand prize, sebagai penghargaan tertinggi dalam WCF 2015.

“Kata Juri Wayang orang show ini unik, berbeda de­ngan yang lain, kreatif,” papar Erriezha.

Pertunjukkan ini sendiri dituturkan dengan mengguna­kan pengantar bahasa Inggris. “Saya dalang, dan teman Saya sebagai storry tellernya,” ujar Erriezha yang selalu meraih Rangking I di kelas ini.

Untuk memperkental unsur budaya, Erriezha memberi­kan narasi tentang sejarah wayang itu sendiri. Begitu juga di tengah-tengah Cerita, buto ijo dan wayang diskenariokan menari tarian jawa.

“Karena ini gabungan antara sains dan seni, jadi seninya harus ada dalam per­tunjukkan,” kata bocah yang bercita-cita jadi insinyur di pesawat Airbus ini.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan SD, Kemdikbud, Wowon Widaryat mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun pertama Indonesia membawa medali sepanjang pelaksanaan WCF 2005 lalu.

“Festival ini sangat berat, ada 14 negara seperti Korea, China, Saudi Arabia dan lain­nya, peserta bersaing secara ketat. Biasanya kita pulang dengan tangan hampa, tapi tahun ini dapat 3 penghar­gaan sekaligus,” ungkap Wowon.

Tak seperti lomba lain yang menyediakan banyak me­dali sampai ke juara harapan, WCF hanya memperebutkan satu emas, perak, perunggu di setiap kategori, serta satu grand prize untuk keseluruhan lomba sebagai penghargaan tertinggi. “Bahkan tahun ini kita dapat grand prize, ini membanggakan,” tegasnya.

Sumber: KoranJakarta (26/10/15)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: