Skip to content

Mahasiswa Unibraw Raih Juara World Universities Debating Championship di Yunani

Januari 6, 2016

Unibraw final debat Yunani di indonesiaproud wordpress comDua mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Nadya Ayuning Wuryanto dan Haris Apriyanto, mencetak prestasi membanggakan di kancah internasional dengan berhasil meraih juara II dalam 36th World Universities Debating Championship (WUDC) 2016 yang berlangsung pada 27 Desember 2015 hingga 4 Januari 2016 di Thessaloniki, Yunani .

Nadya, mahasiswi Teknik Industri angkatan 2010 dan Haris, mahasiswa Ilmu Gizi angkatan 2012 yang merupakan anggota Formasi (Forum mahasiswa Studi Bahasa Inggris) Unibraw, bergabung sebagai Tim Harnad mengikuti kategori EFL (English as Foreign Language) yang terbuka bagi debater dari negara-negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Kategori ini sendiri adalah kategori turunan ke tiga setelah kategori utama (Open Main Break) dan ESL (English as Second Language). Dari speaker EFL, Nadya bahkan meraih rangking 8 dari 148 debater sedunia.

Pada 29-31 Desember 2015, WUDC telah memulai 9 babak Penyisihan. WUDC menerapkan sistem British Parliamentary dimana ada 4 tim bertarung dalam 1 ruang mendebatkan 1 topik. Melewati keseluruhan babak penyisihan, 14 Victory points dikumpulkan oleh Harnad. Dengan 14 poin ini, Harnad berhak melaju ke semifinal kategori EFL.

Jalan Menuju Grand Final EFL tidak ringan. Di Round 1 bahkan mereka berhadapan langsung dengan tim dari salah satu universitas legendaris, Oxford University. Melewati keseluruhan babak penyisihan, Harnad mendiskusikan beragam topik mulai dari isu politik, fenomena sosial, hingga sistem peradilan dan hak asasi manusia.

Di Final EFL, Harnad bertindak sebagai Closing Government berhadapan langsung dengan National Technical University of Athens, Friedrich Schiller University Jena, dan Saints Cyril and Methodius University of Skopje Macedonia. Mendebatkan topik “THB that campaigners for refugee protection should not use pictures displaying the graphic suffering of refugees as part of their advocacy,” Harnad harus mengakui keunggulan Angeliki Filippatou dan Charalampos Mystakelis dari NTU Athens dan harus puas dmeraih juara 2.

Sumber: prasetya.ub.ac.id (04-05/01/16), thessaloniki2016.com

 

One Comment leave one →
  1. Juni 1, 2016 11:35 am

    Keren banget mimpi aku ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: