Skip to content

Sean Winshand: Dari Penderita Hydrocephalus Menjadi Pecatur Kelas Dunia

Januari 30, 2016

Sean Winshand Cuhendi di indonesiaproud wordpress comKeterbatasan tidak menjadi penghalang bagi Sean Winshand Cuhendi. Siapa sangka, meski terlahir dengan hydrocephalus, remaja 18 tahun yang akrab disapa Winshand ini mengharumkan nama Indonesia dengan seabreg gelar pertandingan catur internasional dan berhasil menjadi salah satu pecatur muda terbaik di dunia.

Winshand dilahirkan tidak seperti anak pada umumnya. Pada usia 8 bulan, ia mengidap hydrocephalus (kepala air), yakni penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak yang menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital, yang menyebabkan kepalanya membesar

Kondisi tersebut sempat mengancam keberlangsungan hidup Winshand. Ia sempat divonis bahwa sebelum berusia 12 tahun, tingkat intelegensinya akan mundur atau mengalami kelumpuhan. Winshand pun sempat mengalami kelumpuhan ketika usianya tiga tahun. Oleh dokter disarankan untuk dioperasi, namun Henny, ibunda Winshand tidak mau.

Winshand hanya berobat alternatif, seperti sinshe. Sang ibu juga memberikan perlakuan berbeda kepada anak bungsu dari dua bersaudara tersebut. Winshand tidak boleh terlalu lama menangis, karena kalau kejang kondisinya akan semakin mundur. Winshand juga tidak boleh terkena panas matahari secara langsung, dan kepalanya tidak boleh terbentur.

“Karena itu, saya berikan dia papan catur supaya bisa tetap main tanpa perlu berisiko terjatuh,” ujar Henny, yang mengenalkan catur Windshand saat berusia tiga tahun.

Winshand mulai ikut lomba catur pada usia 7 tahun, saat duduk di bangku SD kelas 1, pada turnamen DKI Jakarta untuk usia di bawah 8 tahun dan meraih juara 3. Saat kelas 5 SD, ia ikut kejuaraan O2SN dan meraih perak. Meraih juara nasional untuk kategori 12 tahun ke bawah saat kelas 6. Winshan juga pernah mengikuti turnamen catur tingkat ASEAN di Jakarta ketika duduk di bangku kelas 3 SD. Ia menerima Satya Lencana dari Presiden SBY, setelah dapat tiga emas di APSO (Asean Primary School Sporty Olympic).

Prestasi Winshand lainnya adalah meraih juara 2 turnamen antar pelajar dunia untuk kategori 15 tahun di Rumania. Selama Juli hingga Desember 2013, pemuda berumur 16 tahun berlatih dan mengikuti sejumlah turnamen di Hungaria untuk mengembangkan kemampuannya memainkan bidak catur.

Selama tujuh bulan berada di Hungaria, Winshand berhasil menjuarai lima dari 13 turnamen yang diikuti dan menaikkan rating Elo-nya. Sebelum bertolak ke Hungaria, rating Winshand hanya 2186. Sepulangnya dari Hungaria, rating Elo-nya menembus 2.364, yang artinya ia hanya butuh 136 poin lagi untuk menyandang gelar grandmaster. Ia pernah ditawar untuk mewakili klub catur Hungaria, tapi ia tolak karena ingin mengharumkan nama Indonesia.

Pada 22 April 2015, Winshand menjuarai “JAPFA Grandmasters Tournament 2015” dengan mengumpulkan 7,5 angka. Selain memenangi turnamen Grandmasters itu, sehari sebelumnya pada babak kesembilan, ia juga telah mampu meraih norma pertama GM setelah mengumpulkan 6,6 angka.

Winshand yang tampil stabil selama 11 babak pertandingan tanpa mengalami kekalahan, tidak menyangka dirinya bakal memenangi turnamen catur internasional itu.

“Saya gak mikir bakal juara, di sini lawan-lawan sangat berat,” kata Winshand pada acara penutupan turnamen catur itu. Rencana kedepannya, ia ingin melangkah ke tahap norma kedua.

Pengidola Bobby Fischer ini memiliki impian menjadi Grandmaster catur (target 2016), bersaing lebih ketat lagi dengan pecatur dari berbagai negara dan mengharumkan nama Indonesia, serta memajukan percaturan Indonesia.

Sumber: tribunnews.com (07/02/14), antaranews.com (23/04/15)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: