Skip to content

Tim SMP Labschool Cibubur Juara Festival Folklore Internasional di Spanyol

April 9, 2016

Tim Danadyaksa Budaya di indonesiaproud wordpress com

Tim Danadyaksa Budaya yang terdiri dari 31 siswa SMP Labschool Cibubur menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan tertinggi Grand Prix di festival folklore internasional “Fiestalonia Milenio 2016” atau “Dancing Catalonia 2016” yang berlangsung pada 20-24 Maret 2016 di Lloret de Mar, Catalonia, Spanyol.

“Ini prestasi yang membanggakan buat siswa-siswi peserta rombongan karena kami menerima penghargaan tertinggi di ajang festival tari Internasional ini,” ungkap pendamping tim, Cantika Reviera.

Lewat aksinya membawakan tari tradisional dari Betawi, Kalimantan, dan Aceh (Pukat dan tari Saman), Tim Danadyaksa Budaya mengungguli negara-negara raksasa folklore dunia lainnya, seperti Rusia, Mesir, Afrika Selatan, Armenia, Kuba, Belarusia, Uzbekistan, dan tuan rumah Spanyol.

Ketiga tarian tersebut dipersiapkan dan digubah khusus oleh Art Director Doni Yoshinda dan Cheelvy dari sanggar Gantari Gita Khatulistiwa yang menjadi pelatih Tim Danadyaksa Budaya. Penampilan apik wakil Indonesia di atas panggung ini memukau dewan juri yang kemudian mengganjarnya dengan penghargaan tertinggi Grand Prix.

Tim Danadyaksa Budaya bukan hanya harus bertarung melawan penampilan tim lawan, tetapi juga melawan dinginnya udara Catalonia. Namun, dengan latihan selama tiga bulan, dan semangat tinggi untuk menjadi yang terbaik, para remaja dari negara tropis ini sukses menjadi nomor satu.

Danadyaksa Budaya di indonesiaproud wordpress com

Dengan torehan Grand Prix ini, Tim Danadyaksa Budaya berhasil mempertahankan prestasi serupa sebelumnya di St Petersburg, Rusia, pada November 2014.

“Festival kali ini lebih berat karena kami punya beban harus mempertahankan gelar juara. Apalagi tim berubah karena anggota sebelumnya yang kini kelas 3 SMP sudah tidak boleh ikut dan digantikan oleh anggota baru kelas 1 SMP,” ungkap Aurora Zaslin Elena Nasery, siswi kelas 2 SMP Labschool Cibubur.

“Saya dan teman-teman yang baru pertama kali ikut kompetisi internasional merasa terkejut dan bangga. Kami beruntung ada kakak kelas yang berpengalaman ikut serta di tim tari kami,” kata Alisha Oriana.

Sumber: kompas.com, tribunnews.com (24/03/16)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: