Skip to content

Tontowi/Liliyana Juara Malaysia Open 2016

April 11, 2016

Tantowi-Ahmad-dan-Lilyana-Natsir di indonesiaproud wordpress comPasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, berhasil keluar sebagai juara di Malaysia Open Super Series Premier 2016 setelah mengalahkan pasangan ganda campuran tuan rumah Peng Soon Chan/Liu Ying Goh dengan rubber game 23-21, 13-21, 21-16 yang berlangsung di Stadion Malawati Shah Alam Malaysia pada 10 April 2016.

Tontowi/Liliyana menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berada di babak final Malaysia Open yang berhadiah total US$ 550 ribu atau sekitar Rp 7,3 miliar ini. Mereka berhasil masuk final setelah mengalahkan pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen dengan dua game langsung 21-18, 21-17.

Tidak mudah bagi Owi/Butet –sapaan akrab Tontowi/Liliyana– memenangkan duel kali ini. Menghadapi perlawanan tangguh Chan/Goh, mereka baru bisa memastikan kemenangan melalui rubber game setelah bermain dalam durasi 1 jam 21 menit.

Di set pertama, kedua pasangan bermain baik. Kejar-kejaran poin sempat terlihat di menit-menit awal. Meski sempat tertinggal jauh, Owi/Butet mampu menyamai raihan poin Chan/Goh. Alhasil set pertama berjalan sengit. Pada akhirnya, kemenangan menjadi milik Indonesia dengan poin 23-21.

Ingin menyelesaikan laga dengan straight set, Owi/Butet pun langsung tampil menyerang di awal-awal set kedua. Meski demikian, Chan/Goh kembali menunjukkan perlawanan yang mengagumkan. Kembali pertarungan sengit terlihat di atas lapangan.

Sayangnya dengan keinginan mengunci kemenangan dengan segera, Owi/Butet jadi terlihat tampil terburu-buru. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Chan/Goh. Nasib nahas pun harus dialami Owi/Butet yang terpaksa menyerahkan kemenangan di set kedua kepada lawannya dengan poin 13-21.

Sama-sama ingin menjadi juara, kedua pasangan tersebut kembali tampil impresif di set ketiga. Tak berbeda dari set pertama dan kedua, kejar-kejaran poin kembali terjadi. Bahkan, kejar-kejaran poin yang berlangsung di set ketiga lebih lama dari di dua set sebelumnya.

Perlahan, Owi/Butet mulai mampu menemukan ritme untuk memimpin tempo permainan. Ganda campuran peringkat dua dunia itu akhirnya bisa mencatatkan empat poin beruntun. Performa baik pun bertahan hingga kemenangan menjadi milik mereka dengan poin akhir 21-16.

Hasil ini menambah catatan kemenangan Owi/Butet kontra Chan/Goh. Sejauh ini, Owi/Butet sudah delapan kali bertemua Chan/Goh dan memenangkan tujuh duel di antaranya. Satu-satunya kekalahan yang dialami mereka terjadi pada 2012 di ajang Li Ning China Open.

Sumber: okezone.com, tempo.co (10/04/16)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: