Skip to content

Siswa Indonesia Raih 4 Emas di Open Memory Championship 2016, Malaysia

Juni 20, 2016

MOMC 2016 di indonesiaproud wordpress com

Tim Memory Sports Indonesia kembali mencetak prestasi membanggakan dengan berhasil berhasil membawa pulang 4 emas, 2 perak, dan 3 perunggu dari kejuaraan adu cepat dan tepat antar negara dalam bidang daya ingat, Malaysia Open Memory Championship 2016 yang digelar pada 11-12 Juni 2016 di Penang, Malaysia.

Medali tersebut diraih dari dua kategori, yaitu Kids (≤ 12 tahun) dan Junior (13-17 tahun) lewat anggota tim, yang terdiri Fakhri Shafly (siswa SMAN 26 Jakarta), Shafa Annisa (siswi SDIT Darussalam, Sangatta, Kaltim), dan Rifda Almira (siswi SMA Edu Global School, Bandung) .

Bertanding di kategori Kids, Shafa membawa pulang 4 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Emas yang diraih masing-masing pada cabang Names and Faces, Random Binary Numbers, dan Spoken Numbers, sedangkan perak diraih pada cabang Random Words, serta perunggu di cabang Speed cards.

Pada kategori remaja, Fakhri berhasil meraih medali emas di cabang Names and Faces dan perunggu di cabang Random Cards. Anggota tim lain yang berhasil menyumbangkan medali perak bagi Indonesia adalah Rifda pada cabang Names and Faces.

Dalam kompetisi ini,  ada 10 cabang daya ingat yang dipertandingkan, yaitu:

  1. Lima menit mengingat wajah dan nama (Names & Faces)
  2. Lima menit mengingat urutan kata acak (Random Words)
  3. Lima menit mengingat urutan angka binary acak (Binary Numbers)
  4. Lima menit mengingat urutan angka acak (Speed Numbers)
  5. Limabelas menit mengingat urutan gambar abstrak acak (Abstract Images)
  6. Limabelas menit mengingat angka acak (Random Numbers)
  7. Limabelas menit mengingat urutan kartu remi yang telah dikocok (Random Cards)
  8. Lima menit mengingat tahun dan kejadian (Historic Future Dates)
  9. Mengingat angka acak yang diucapkan dalam interval 1 detik per 1 angka (Spoken Numbers)
  10. Mengingat secepat-cepatnya 1 deck  kartu remi (52 kartu) yang telah dikocok (Speed Cards).

Kompetisi yang diikuti oleh peserta dari China, Mongolia, India, Malaysia, Indonesia, Singapore, dan Korea Utara ini berlangsung ketat antara 3 negara, yaitu China, Mongolia, dan Indonesia. Kompetisi berakhir dengan menempatkan Indonesia pada posisi ke-3 setelah China dan Mongolia.

Kemenangan Tim pun disambut hangat oleh Duta Besar RI di Malaysia, Marsekal TNI (Purn) Herman Prayitno, dan Konsul Jenderal RI di Penang, Taufiq Rodhy lewat jamuan berbuka puasa bersama.

Yudi Lesmana, selaku Ketua Umum Indonesia Memory Sports Council mengemukakan bahwa persiapan peserta dari Indonesia kali ini terbilang singkat karena sempat berbenturan dengan jadwal ujian sekolah yang mendekati bulan Ramadhan, namun hal ini akhirnya bisa diatasi dengan baik.

Beberapa anggota tim juga berhasil meraih nilai yang cukup baik pada pertandingan perdananya di Malaysia sebagai pendatang baru. Walaupun tidak semua anggota tim berhasil meraih medali, kompetisi ini menjadi pengalaman bertanding yang luar biasa di saat bulan puasa untuk persiapan kompetisi-kompetisi berikutnya.

Sumber: kemlu.go.id (14/06/16)

One Comment leave one →
  1. November 1, 2016 11:35 am

    Wah… anak-anak indonesia memang keren! semangat indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: