Skip to content

Tim UGM Juara Kompetisi Mikrobiologi, Parasitologi & Imunologi Internasional di Thailand

Maret 16, 2017

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) sukses menyabet gelar juara 2 dan 4 penghargaan individual dalam kompetisi Siriaj International Microbiology, Parasitology, and Immunology Competition (SIMPIC) 2017 di Thailand pada 24-27 Februari lalu.

Dalam kompetisi tersebut, FK UGM mengirimkan dua tim. Maria Fransisca Pudjohartono, Jessica, Audric Kenny Tedja, dan Marcellus tergabung dalam tim pertama. Adapun tim kedua beranggotakan Widyan Putra Anantawikrama, Danny Agus Pramana Wahyudi, I Putu Aditio Artayasa dan Wynne Wijaya. Adapun tim pembimbing SIMPIC FK UGM terdiri dari dr. Tri Wibawa, PhD, dr. Rina Susilowati, PhD., dr. Titik Nuryastuti, M.Si., PhD., dan dr. Elsa Herdiana, MKes, PhD.

Tim pertama berhasil meraih juara dua sedangkan tim kedua terhenti di babak semi final. Selain meraih penghargaan tim, secara individual delegasi UGM meraih 1 medali emas atas nama Maria Fransisca Pudjohartono. Berikutnya, 3 medali perunggu diraih oleh Audric Kenny Tedja, Marcellus, dan Wynne Wijaya.

SIMPIC merupakan kompetisi tahunan yang digelar Fakutas Kedokteran Mahidol University. Kali ini, lomba diikuti 53 tim dari sejumlah universitas di 9 negara, seperti Bangladesh, China, India, Indonesia, Jepang, Kamboja, Thailand, Malaysia, dan Taiwan.

Pada lomba ini seluruh tim berkompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam bidang mikrobiologi, parasitologi, dan imunologi. Mereka harus melalui empat tahapan seleksi, yaitu penyisihan, perempat final, semifinal, dan final.

Di babak penyisihan, setiap peserta harus menyelesaikan 60 soal pilihan ganda dan time laboratory examination dalam 30 pos. Di babak tersebut, nilai peserta secara individual diakumulasi dalam setiap timnya. Kemudian, dipilih 28 tim dengan nilai teratas untuk majuk ke babak perempat final dan mengerjakan 9 soal uraian.

Berikutnya, 10 tim terbaik maju ke semifinal beradu menjawab soal-soal yang diberikan panitia dalam format lomba cerdas cermat. Empat tim terbaik, yaitu UGM, UI, dan 2 tim dari Khon Kaen University, Thailand, berhasil lolos melaju ke final dan berkompetisi meraih gelar juara.

“Persaingannya memang cukup ketat dan bersyukur bisa keluar sebagai juara 2,” jelas Maria Fransisca sembari menambahkan juara pertama diraih tim dari Thailand.

Audric mengaku senang dan bangga delegasi UGM dapat meraih juara dalam ajang bergengsi ini. Prestasi yang diraih telah memecah kebekuan prestasi dalam SIMPIC. Pasalnya, selama dua tahun terakhir delegasi UGM belum mampu menembus final dalam kompetisi serupa.

“Akhirnya bisa meraih juara kembali setelah terakhir meraih juara di tahun 2014 silam,” ungkapnya.

Mereka  berharap prestasi yang diraih dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi. Bahkan, terus mempertahankan tradisi juara dalam SIMPIC maupun kompetisi lainnya.

Sumber: ugm.ac.id (02/03/17)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: