Skip to content

Paviliun “Wonderful Indonesia” Kembali Juara di Internationale Tourismus Borse, Berlin

Maret 23, 2017

Nia Niscaya, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika, Kementerian Pariwisata, dengan penghargaan yang diraih Paviliun Wonderful Indonesia yang berhasil mempertahankan gelar sebagai The Best Exhibitor 2017 di Internationale Tourismus Borse (ITB) di Messe, Berlin, Jerman.

Paviliun Wonderful Indonesia berhasil mempertahankan gelar sebagai The Best Exhibitor 2017 di pameran pariwisata terbesar dunia, Internationale Tourismus Borse (ITB) yang berlangsung pada 8-12 Maret 2017 di Messe, Berlin, Jerman. Indonesia kembali mengungguli pesaing terdekatnya, “Imagine” Korea Selatan di posisi 2 dan “Amazing” Thailand  di posisi 3.

Kemenangan Indonesia diumumkan pada Ahad, 12 Maret 2017 dini hari pukul 02.30 WIB. Ini merupakan prestasi kedua yang diraih Wonderful Indonesia. Tahun 2016, bendera Merah Putih tampil di panggung ITB Berlin sebagai The Best Exhibitor 2016 mengungguli “Imagine” Korea Selatan (nomor 2), “Incredible” India (nomor 3), disusul Maladewa, Sri Lanka, Filipina.

“Ini prestasi yang membanggakan. ITB Berlin adalah pameran pariwisata terbesar dunia yang diikuti 187 negara, 10.000 exhibitor, 180.000 pengunjung. Semua industri pariwisata, tour travel, airlines, cruise, hotel, resort, atraksi, pemerintah, asosiasi kumpul di ITB Berlin. Wonderful Indonesia menunjukkan kelasnya di level dunia,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.

“Kemenangan itu menunjukkan kita sudah bisa berkalibrasi dengan standar dunia. Kualitas yang kita tampilkan sudah pas dengan cara dunia melihat kualitas kita,” kata Arief Yahya di ITB Berlin.

Menurut Arief, bagi pelaku bisnis pariwisata dan masyarakat Indonesia, kemenangan itu akan menaikkan rasa percaya diri.

“Mendongkrak kepercayaan diri kita, bahwa bangsa kita memang punya kapasitas, punya kemampuan dan berani bersaing,” kata Arief Yahya.

Selain itu, lanjut Menpar, kemenangan itu menaikkan kredibilitas industri pariwisata di Indonesia. “Jika sudah juara, value-nya naik, maka harganya pun bisa dijual lebih mahal,” katanya.

Pada ITB Berlin tahun 2015, Indonesia membukukan transaksi potensial Rp 4,2 triliun, tahun 2016 naik Rp 6,5 triliun. “Target tahun 2017 ini Rp 10 triliun,” ujarnya.

Menpar berharap tahun 2017 Indonesia melompat menjadi ‘Best of The Best’ di ITB Berlin, juara di 5 benua alias juara umum.

Tarian daerah & kopi jadi magnet

Paviliun Indonesia berbentuk kapal phinisi. Kementerian Pariwisata juga memboyong para penari dari berbagai daerah seperti Bali, Betawi, Papua, dan Aceh. Pada Kamis (9/3) pukul 17.00 waktu setempat, para pengunjung ITB Berlin disuguhi tarian. Ratusan pasang mata dibuat “terhipnosis” oleh tarian-tarian Nusantara.

“Memang bagus, semua musiknya riang, ritmenya cepat, gerakannya enak dilihat dan bisa sambil bergoyang-goyang,” tutur Arief Yahya.

Selain tarian, hal lainnya di paviliun Indonesia yang menarik minat banyak pengunjung adalah kopi. Paviliun Indonesia menyediakan kopi dari berbagai daerah. Tiap hari, ratusan bahkan ribuan gelas kopi habis dikonsumsi pengunjung.

Di sudut belakang paviliun, terdapat pula spa corner yang didesain dengan suasan pantai. Pengunjung bisa berfoto di atas ayunan, lengkap dengan backdrop pantai ala Gili Trawangan.

Sumber: kompas.com (11-12/03/17)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: