Skip to content

Tim Spektronics ITS Juarai Kompetisi Chem-E Car di Malaysia

April 17, 2017

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali mengukir prestasi membanggakan. Dengan menurunkan mobil prototipe yang bernama Spektronics Aerio Superior (AS), Tim Spektronics ITS mampu menjadi juara pertama race competition dan juara tiga poster competition di ajang kompetisi mobil prototipe dengan bahan bakar racikan kimia (Chem-E Car) di Pahang, Malaysia pada Sabtu, 8 April 2017.

Manajer non-teknis tim Spektronics ITS Ika Yuni Rachmawati menjelaskan, prototipe mobil berukuran mini ini memiliki bahan bakar reaksi kimia hidrogen peroksida dan katalis ferri klorida.

“Kami harus menyelesaikan dua tantangan untuk menjuarai kompetisi ini,” ujarnya.

Tantangan pertama, mobil tersebut harus memasukkan bola ke dalam gawang dan harus berhenti di jarak yang sudah ditentukan. Berikutnya, Spektronics AS harus menjatuhkan pin bowling dan berhenti di jarak yang sudah ditentukan pula. Untuk menyelesaikan kedua tantangan tersebut, peserta hanya diberi waktu dua menit sehingga dibutuhkan reaksi kimia sifatnya cepat.

Pada tantangan yang pertama, Spektronics AS berhasil memasukkan bola dan berhenti di jarak 10,1 meter. Tim dari ITS ini sendiri diharuskan menempuh jarak 10,5 meter sehingga hanya memiliki selisih 0,4 meter. “Error 0,4 meter itu sudah yang terbaik, kalau yang lain bisa bermeter-meter,” terang Ika.

Di tantangan kedua, kata Ika, Spektronics AS gagal menjatuhkan pin bowling tetapi masih berhasil meminimalisir eror sejumlah 0,43 meter.

“Tim yang lain pun tidak ada yang berhasil menjatuhkan pin bowling. Bahkan banyak yang didiskualifikasi karena faktor bahan kimia yang bocor dari mobil dan kehabisan waktu,” tuturnya.

Menurut dia, kendala yang dihadapi tim adalah kondisi lantai di Universitas Malaysia Pahang tempat kompetisi berlangsung yang tidak rata.

Kendala lain yang ditemui tim adalah merek bahan kimia yang berbeda. Enam anggota tim Spectronics yang berangkat perlu mengkalibrasi dan mencari data ulang.

“Alhamdulilah kami bisa cepat mengatasinya, jadi ini bukan masalah besar,” katanya.

Kompetisi Nasional Chem-E Car ke-17 di Malaysia diikuti oleh 72 tim dari 30 universitas, tujuh di antanya adalah universitas di Indonesia. Menurut Ika, lawan terberat ITS dalam kompetisi tersebut adalah tim dari Universitas Teknologi Petronas, Universitas Monash Malaysia, dan Universitas Pahang. Kemenangan di Malaysia ini merupakan batu loncatan bagi ITS untuk mengikuti AIChE Chem-E Car di Amerika Serikat.

Sumber: antaranews.com, kominfo.jatimprov.go.id (09/04/17)

 

 

 

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: