Skip to content

Sanggar Giri Komara Raih Juara Dunia Festival Puppet di China

Juni 19, 2017


Tim Indonesia yang menampilkan wayang golek Sunda dari sanggar “Giri Komara” Bandung menjadi juara dunia untuk kategori musik terbaik, drama terbaik, dan penampilan terbaik di ajang The 2nd Nanchong International Puppet Art Week yang diselenggarakan pada 1-7 Juni 2017. Dalam ajang ini, kontingen UNIMA Indonesia mengalahkan 30 negara peserta dari seluruh dunia.

Acara pengumuman pemenang dilakukan bersamaan dengan upacara penutupan festival yang dilaksanakan di Nanchong Grand Teater. Piagam penghargaan dan piala untuk pemenang  diserahkan oleh sekjend UNIMA Intermational Mrs. Idoya dan presiden UNIMA Asia Pasific Mrs. Tang Da Yu kepada Presiden UNIMA Indonesia, Samodra Sriwidjaya yang sekaligus menjadi Ketua delegasi Indonesia.

Selain memperoleh juara di tiga katagori, Indonesia juga mendapat penghargaan untuk “Remarkable Contribution”. Penghargaan ini diberikan kepada figur yang memiliki popularitas dan dedikasi tinggi dalam mempromosikan wayang. Penghargaan ini diberikan kepada dalang senior Ki Manteb Soedarsono.

Upacara pengumuman pemenang dan penutupan festival berlangsung secara megah dan meriah. Banyak pejabat negara hadir pada acara ini. Mereka memberikan dukungan dan apresiasi penuh terhadap event kebudayaan ini.

Keberhasilan tim kesenian Indonesia dalam ajang festival semakin mengokohkan Indonesia sebagai negara yang memiliki potensi seni budaya yang dikagumi dunia. Berbagai negara memberikan ucapan selamat dan apresiasi atas keberhasilan tim UNIMA Indonesia. Hal ini menjadi modal sosial yang sangat besar bagi Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Konggres UNIMA internasional pada tahun 2020.

Semoga keberhasilan tim kesenian tradisional Indonesia dalam ajang festival internasional kali ini dapat membangkitkan semangat para seniman tradisional khususnya seniman wayang untuk terus berkreasi dan berkiprah dalam dunia seni tradisional. Selain itu, penghargaan ini semoga bisa meningkatkan kesadaran generasi muda untuk mencintai wayang dan seni tradisional lainnya.

Sumber: Al-Zastrouw. bergelora.com (08/06/17)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: