Skip to content

Tim UII Yogyakarta Raih Emas International Invention and Innovation (INTARG) di Polandia

Juli 3, 2017

Tim Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang terdiri dari Razty Surisfika (jurusan pendidikan dokter 2014), Nurul Hidayah (jurusan pendidikan dokter 2015), dan Muhammad Abdul Rauf Lamada (jurusan teknik mesin 2014) mencetak prestasi membanggakan dengan berhasil menyabet emas di ajang International Invention and Innovation (INTARG) yang diselenggarakan pada 22-23 Juni 2017 di Katowice, Polandia.

Di ajang yang dihadiri oleh ilmuwan dari seluruh dunia ini, tim UII memamerkan penelitiannya yang berjudul BG-Trole (Blood Glucose control equipment): A Novel Equipment to Decrease the Glycemic Index on White Rice as New Innovation For Prevent the Increasing of Blood Glucose on Diabetes Mellitus Type 2 Patient.

“Pada awalnya, penelitian sudah pernah dilakukan sebelumnya oleh Nurul Hidayah sampai pada tahap pengujian kadar glukosa nasi. Kemudian kami mengembangkan penelitian tersebut. Dalam penelitian yang kami buat kali ini, kami modifikasi alatnya dan kemudian mengembangkan penelitian sampe ke pasien diabetesnya juga,” jelas Razty Surisfika.

Penelitian tersebut dimulai dari pembuatan alat yang prinsip kerjanya untuk menurunkan kadar glukosa dalam nasi, sehingga kenaikkan kadar glukosa darah pasien diabetes juga tidak meningkat. Setelah selesai membuat alatnya, perlu dilakukan uji hasil nasi BG-Trole tersebut menggunakan alat tes kadar glukosa, serta melakukan tes kepada pasien diabetesnya.

Hasilnya ada penurunan kadar glukosa nasi dibanding nasi biasa, dan kadar glukosa darah pasien diabetes juga lebih rendah dibanding mereka yang konsumsi nasi biasa. Alat ini tentunya sangat berguna bagi penderita diabetes. “Saat ini kami sedang proses untuk melakukan paten,” ujar Razty.

Selain tim UII Yogyakarta, perwakilan dari Indonesia yang  juga berpartisipasi dalam acara ini adalah SMA 3 Denpasar. Dengan penelitian yang dipamerkan berjudul Nata De Coco Cellulose as a Calcium Binder From Egg Shell Waste in Imitation Bone Formation, tim SMA 3 Denpasar berhasil mendapatkan medali perunggu di ajang para penemu dan inovator internasional tersebut.

Sumber: ppipolandia.org (26/06/17)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: