Skip to content

2 Mahasiswa Unpad Raih Prestasi di Asia-Pacific Model United Nation Conference, Hongkong

Agustus 10, 2017

Dua mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad), Giovani Nickson Zefanya  dan Thalita Aldrianita, menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Asia-Pacific Model United Nation Conference (AMUNC) University yang diselenggarakan pada 19-24 Juni lalu di Hongkong.

Dalam ajang tersebut, Giovani terpilih sebagai Most Outstanding Delegate dalam komite ASEAN Regional Forum. Adapun Thalita berhasil terpilih sebagai Best Position Paper dalam komite Special Political and Decolonization Committee (Specpol).

Di komite ASEAN Regional Forum, Giovani mewakili negara Filipina. Pada simulasi tersebut, ia mengangkat dua tema, yaitu pembahasan kondisi perairan Laut Cina Selatan dengan judul “South China Sea: Code of Conduct Settlements”, serta isu promosi dan perlindungan terhadap tenaga kerja migran.

Thalita sendiri mewakili negara Bulgaria pada komite Specpol. Ia membahas tema terkait isu pertambangan di bulan dengan judul topik “Regulating Commercialization in the Outer Space”. Tema lainnya yang diangkat dalam komite ini adalah “Adjusting to the Evolution of Modern Peacekeeping”.

Giovani (Fakultas Ilmu Komunikasi) dan Thalita (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) merupakan dua dari sembilan delegasi Unpad dalam ajang AMUNC. Delegasi lainnya adalah Azalea Islameydika, Dewi Agatha Putri, Mutiara Parijin, Rita Nurhasanah, Sarah Aurelia Saragih, Siti Rochmah Aga Desya, serta Yumni Rizqika Ahlina, serta satu Faculty Advisor, yaitu Mikhael Zulfikar.

AMUNC merupakan ajang simulasi tahunan yang membahas tentang proses PBB dalam membuat resolusi atas berbagai masalah di tingkat internasional. Pada tahun ini, ada sembilan komite ditambah satu International Press Corps, yang tergabung dalam tiga komite besar, yaitu General Assembly Committee, ECOSOC & Regional Bodies, dan Special Committees.

Delegasi Unpad masuk ke dalam tujuh komite. Setiap komite memiliki dua topik yang harus dibicarakan. Komite General Assembly, dibawahi oleh empat komite, yaitu Special Political and Decolonization Committee (Specpol); Social, Humanitarian, and Cultural Committee (Sochum); Disarmament and International Security Committee (Disec); dan The United Nations Human Rights Council (UNHRC).

Sumber: unpad.ac.id (06/07/17)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: