Skip to content

Tontowi/Liliyana Kembali Sabet Gelar Juara Dunia di Glasgow

Agustus 30, 2017

Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali berhasil menyabet gelar juara dunia ganda campuran. Di ajang BWF World Championships 2017, titel juara dunia diraih Tontowi/Liliyana setelah sukses mengalahkan pasangan ranking satu dunia dari China, Zheng Siwei/Chen Qingchen dengan skor 15-21, 21-16, 21-15 di Emirates Arena, Glasgow, Skotlandia (28/08/2017).

“Kami bersyukur bisa juara dunia lagi, semua ini kami persembahkan untuk Indonesia. Bagi saya pribadi, motivasi terbesar saya adalah anak dan keluarga saya. Suatu hari nanti saya ingin anak saya bangga mengetahui kalau ayahnya pernah membela Indonesia,” kata Tontowi usai pertandingan.

Perjuangan Tontowi/Liliyana memang luar biasa. Kematangan dan ketenangan sebagai pasangan kelas dunia ditunjukkan mereka berdua di pertandingan ini. Duel Tontowi/Liliyana lawan Zheng Siwei/Chen Qingchen berlangsung ketat di awal game pertama. Kedua ganda bergantian unggul namun akhirnya Zheng/Chen mampu memimpin saat interval game pertama, 11-9.

Tontowi/Liliyana sempat menunjukkan perlawanan dengan langsung menyamakan kedudukan menjadi 11-11, namun sejumlah kesalahan yang dilakukan Tontowi/Liliyana membuat mereka tertinggal jauh 13-18 dan berlanjut menjadi 15-20. Pengembalian shuttlecock yang melebar dari Liliyana kemudian membuat Zheng/Chen menutup game pertama dengan skor 21-15.

Pertarungan lebih ketat terjadi di game kedua. Tontowi/Liliyana lebih dominan di paruh awal game kedua dan menutup interval dengan skor 11-8. Tontowi/Liliyana semakin solid dan menjauh dengan keunggulan lima poin, 15-10. Zheng/Chen sempat mendekat pada skor 16-14, namun Tontowi/Liliyana membalas dengan mendapatkan game point pada angka 20-15. Setelah gagal di kesempatan pertama, service Chen Qingchen yang dianggap fault oleh juri membuat Tontowi/Liliyana sukses memaksakan rubber game.

Pada game penentuan, Tontowi/Liliyana melakukan start luar biasa dan sukses memimpin 10 angka, 11-1 saat interval. Zheng/Chen berusaha mengejar, namun Tontowi/Liliyana terus tampil fokus dan menjaga selisih poin tetap aman. Tontowi/Liliyana kemudian berhasil meraih match point pada angka 20-13. Setelah gagal di dua kesempatan awal, Tontowi/Liliyana berhasil memastikan titel juara dunia lewat smash keras yang dilakukan oleh Tontowi berhasil menutup laga dengan kemenangan 21-15.

Ini adalah gelar juara dunia kedua bagi Tontowi, sebelumnya ia dan Liliyana juga menduduki tahta juara dunia di Guangzhou, Tiongkok, pada tahun 2013. Sedangkan bagi Liliyana, gelar ini merupakan gelar keempat. Dua gelar sebelumnya diraih Liliyana pada tahun 2005 dan 2007 bersama Nova Widianto.

“Kami tidak mau memikirkan soal memenangkan gelar juara dunia lagi. Kami hanya bermain, mengikuti strategi dari pelatih, walaupun di awal permainan kami sempat goyang,” kata Liliyana.

“Kami merasa bermain seperti biasa, cuma kelebihannya, kami punya rasa percaya diri yang lebih besar karena kami sudah memenangkan medali emas olimpiade. Kami memanfaatkan pengalaman kami, lawan lebih muda, tetapi kami bermain lebih tenang,” jelas Liliyana yang bersama Tontowi yang meraih medali emas ganda campuran di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Tontowi/Liliyana juga mempersembahkan gelar ini untuk kado hari kemerdekaan RI ke-72 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus lalu.

“Tahun lalu, kami memberikan medali emas olimpiade sebagai kado terindah untuk Indonesia tepat di tanggal 17 Agustus. Tahun ini walaupun tidak pas di tanggal 17, tetapi bulannya masih bulan Agustus. Jadi gelar juara dunia ini kami persembahkan untuk kado kemerdekaan Indonesia,” ujar Liliyana.

Sumber: badmintonindonesia.org, cnnindonesia.com (28/08/17)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: