Lanjut ke konten

Film “Sekala Niskala” Raih Grand Prize di Festival Film Berlinale 2018, Jerman

Maret 5, 2018

Insan film Indonesia kembali cetak prestasi membanggakan di pentas sinema dunia. Film Sekala Niskala (The Seen and Unseen) karya Sutradara Kamila Andini berhasil meraih Grand Prize kategori Generation Kplus International Jury di festival film internasional  Berlinale  di Berlin, Jerman pada 24 Februari lalu. Sekala Niskala menjadi film panjang pertama dari Indonesia yang berhasil mendapatkan gelar film terbaik di Festival Film Berlinale.

Festival Film Berlin atau lebih dikenal sebagai Berlinale diselenggarakan setiap tahunnya sejak 1951. Festival ini merupakan salah satu dari festival film dunia yang prestisius dan paling berpengaruh. Berlinale setiap tahunnya memutar tak kurang dari 400 film dalam berbagai kategori di antaranya, Competition, Generation, Panorama dan  Berlinale Short. Film-film Indonesia absen dalam festival Berlinale sejak 2015, dan kembalinya film Indonesia di ajang ini yang diiringi dengan prestasi merupakan suatu kebanggaan bagi dunia sinema Indonesia.

Film Sekala Niskala berkisah tentang saudara kembar ‘buncing’ (perempuan dan laki-laki) yang sedang menghadapi kehilangan. Kakak beradik Tantra (Gus Sena) dan Tantri (Thaly Kasih) tinggal di Bali dan sangat akrab, mereka sering bermain, menari bersama. Hingga suatu ketika Tantra jatuh sakit dan tidak bisa bergerak. Hubungan yang kuat antara Tantra dan Tantri membuat mereka mengalami kejadian spiritual yang ajaib antara kedua kakak beradik tersebut.

Pengalaman tersebut ditampilkan dengan kearifan lokal dan budaya Bali yang kental. Melalui film ini, para penonton diajak masuk ke dunia anak-anak yang polos dan penuh imajinasi melalui tarian dan nyanyian dalam mengungkapkan perasaan dan emosi.

Film berbahasa Bali ini diperankan oleh para seniman Bali, seperti Ayu Laksmi, I Ketut Rina, dan dua bintang baru, Thaly Kasih dan Gus Sena, yang kekuatan seni peran, tari dan vokalnya menjadi pusat perhatian dalam film ini. Film ini juga didukung oleh koreografer Ida Ayu Wayan Arya Satyani, serta bekerja sama dengan sanggar-sanggar tari di Bali dalam proses pembuatannya.

Sebelumnya film ini sudah tayang perdana di Toronto International Film Festival, Sekala Niskala juga sudah memenangkan berbagai penghargaan, yaitu Film Remaja Terbaik di Asia Pacific Screen Awards 2017, Film Terbaik Tokyo FILMeX 2017, dan Film Terbaik Jogja-Netpac Asian Film Festival.

Sumber: kemlu.go.id (27/02/18)

 

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: