Lanjut ke konten

Atlet Indonesia Jadi Juara Dunia Zurkhaneh di Iran

Januari 31, 2020

Atlet Indonesia atas nama Muhammad Irfan mencetak prestasi membanggakan dengan berhasil meraih medali emas di kategori individual putra kelas 50-60 kg setelah mengalahkan wakil dari Afganistan di final pada Kejuaraan Dunia Zurkhaneh dan Kosthi Pahlevani III yang dilaksanakan pada tanggal 18-22 Januari 2020 di Teheran, Iran.

Selain itu, Irfan juga meraih medali perak setelah kalah dari tuan rumah Iran di final Internasional Open Tournament yang dilakukan pada waktu yang bersamaan.

“Alhamdulillah, saya senang sekali bisa menang dan mengibarkan bendera Merah Putih pada Kejuaraan Dunia Zurkhaneh Koshti Pahlevian,” ujar M. Irfan usai bertanding.

Ia juga mengaku bangga bisa mengalahkan wakil-wakil dari negara lain yang ikut serta pada Kejuaraan Dunia Zurkhaneh III ini.

Pada kejuaraan yang diikuti oleh 20 negara ini, Indonesia mengirimkan 4 orang perwakilan tim yang terdiri dari 1 pelatih dan 3 atlet, yaitu Akbar Ajorloo selaku pelatih, serta Andriansyah, Muhammad Irfan, dan Aditya sebagai atlet.

Akbar Ajorloo mengatakan, sebetulnya tidak ada target tersendiri pada pertandingan ini. Menurutnya, Indonesia sendiri pun masih tahap pengembangan untuk cabang olahraga ini. Namun, memang medali emas itu menunjukkan bahwa Indonesia siap menjadi juara meskipun tidak memiliki target.

“Saya sangat senang kita bisa mendapatkan medali emas di Kejuaraan Dunia dan medali perak pada Internasional Open Tournament. Semua ini kami persembahkan untuk Indonesia supaya semakin dikenal di dunia, khususnya pada cabang olahraga zurkhaneh ini,” tutur Akbar.

Sebelumnya, lanjutnya, zurkhaneh di Indonesia sudah pernah dipertandingkan pada ajang The 2nd Zurkhaneh and Koshti Pahlavani World Championship Tahun 2016 yang berbarengan dengan TAFISA Games.

“Pada saat itu, kita juga meraih medali emas pada nomor koshti pahlavani 70-80 kg,” ujar Akbar.

Zurkhaneh sendiri merupakan nama tempat di Iran yang dahulu kala dipakai sebagai tempat ritual untuk sebuah sistem olah tubuh yang bertujuan melatih ksatria Iran. Sementara olahraga gulat tradisional Iran sendiri bernama koshti pahlevani. Olahraga tradisional Iran ini menggabungkan seni bela diri, kalistenik, latihan fisik, dan musik.

Pengurus Besar Persatuan Olahraga Zurkhaneh Indonesia (PB POZI) pun kedepan akan terus mendukung dan mengembangkan olahraga zurkhaneh di Indonesia sebagai usaha meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Sumber: simakberita.com (24/01/20), republika.co.id, cnnindonesia.com (10/10/16)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: