Lanjut ke konten

3 Siswi Madrasah Aliyah Kudus Raih Medali Ajang Inovasi & Teknologi di Thailand

Maret 26, 2020

Indra Faizatun Nisa, Novilla Dwi Candra, dan Alfi Fatimatuz Zahro, siswi Madrasah Aliyah Negeri 1 Kudus, Jawa Tengah, berhasil membuat beras berbahan baku buah laut atau lamun, dan lewat karyanya tersebut mereka berhasil meraih medali perunggu pada Kompetisi Intellectual Property Invention di ajang Innovation and Technology Exposition 2020 di Bangkok, Thailand.

Ketiga siswi kelas 11 jurusan MIPA Madrasah Aliyah Negeri 1 Kudus, Jawa Tengah itu berhasil membuat beras analog sebagai pengganti makanan alternatif beras. Beras analog adalah sebutan untuk beras yang berbahan baku dari selain padi.

Untuk membuat beras analog tidaklah sulit, bahan yang dibutuhkan adalah tepung buah lamun yang hanya tumbuh di laut, tepung mocaf, serta jagung. Ketiga bahan ini selanjutnya dicampur dengan komposisi perbandingan tujuh tiga dan satu, dan setelah tercampur selanjutnya dicetak menjadi butiran beras.

Beras analog ini juga diklaim aman dikonsumsi bagi penderita diabetes karena rendah glukosa serta memiliki zat antioksidan lebih dari delapan puluh persen.

Semoga karyanya bisa bermanfaat bagi banyak orang. Congrats!

Sumber: kompas.tv (15/02/20)

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: