Skip to content

ITS Juara Umum Kompetisi Model Jembatan di Malaysia

April 3, 2017

Tim Suro-Boyo dari Departemen Teknik Infrastruktur Sipil (DTIS), Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mencetak prestasi gemilang dengan berhasil menjadi juara umum pada Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Bridge Model Competition 2017 di Johor, Malaysia pada 29 Maret lalu.

Tim Mahasiswa ITS menjadi juara 1 kategori jembatan teringan dan terkuat, serta juara 1 kategori presentasi. Prestasi itu diraih Tim Suro-Boyo setelah mengungguli 150 peserta dari Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Thailand.

“Kami yakin capaian prestasi gemilang ini berangkat dari niat yang baik, ikhtiar yang maksimal, serta doa dan ridha Allah SWT,” kata Kepala DTIS Dr. Machsus.
Baca selanjutnya…

Tim Sadewa UI Juara di Shell Eco-Marathon Asia 2017, Singapura

Maret 30, 2017

Mahasiswa Indonesia kembali unjuk gigi dan menorehkan prestasi di ajang Shell Eco Marathon Asia (SEM).  Di kompetisi SEM 2017 yang berlangsung di Changi Exhibition Center, Singapura  pada 16-19 Maret lalu tim Sadewa UI berhasil menyabet juara 1 untuk kategori Urban Concept Gasoline.

Sadewa berhasil unggul dengan catatan 375 kilometer per liter dengan kendaraan berbahan bakar bensin. Urutan kedua ditempati oleh ITS Team 2 dengan capaian waktu 336 km per liter, dilanjutkan Garuda UNY Eco Team dari Universitas Negeri Yogyakarta dengan 221 km per liter. Urutan keempat ditempati oleh Bengawan Team 2 dari UNS Surakarta dengan capaian 213 km perliter, dan Cikal Ethanol dari ITB di tempat kelima dengan catatan 198 km per liter.

Tim-tim ini akan mengikuti kompetisi lanjutan di Sirkuit Changi Exhibition Center pada Minggu (19/3/ 2017) untuk menentukan tiga besar pemenang yang akan dibawa ke kompetisi global di London tahun ini.
Baca selanjutnya…

Agus Pramono: Teknologi Militer Temuannya Akan Diuji Coba NATO & Rusia

Maret 28, 2017

Agus Pramono, Dosen Teknik Metalurgi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang, kandidat Ph.D dari Institute Mechanical Engineering Tallinn University of Technology, berhasil menemukan teknologi milter termutakhir melalui sebuah riset di laboratoriumnya di Estonia.

Teknologi militer termutakhir temuan dosen yang dikenal hobi bermain musik ini disebut teknologi Repetitive Press-Roll Forming (RPRF). Teknologi ini tengah menjadi topik hangat di kalangan akademisi di kawasan Rusia dan Eropa. Bahkan, teknologi ini akan diujicobakan Rusia dan NATO bersama dengan temuan negara-negara lain, seperti Jerman, Inggris, dan Cina.

“Sebenarnya proyek ini proyek rahasia. Menurut informasi dari ketua tim proyek kami yang bekerja pada Perusahaan perangkat kemiliteran Lyulka SATURN di Moscow, Rusia pada pertengahan tahun 2017 metode ini akan diuji coba oleh Rusia dan NATO,” kata Agus Pramono.
Baca selanjutnya…

Paviliun “Wonderful Indonesia” Kembali Juara di Internationale Tourismus Borse, Berlin

Maret 23, 2017

Nia Niscaya, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Eropa, Timur Tengah, Amerika, dan Afrika, Kementerian Pariwisata, dengan penghargaan yang diraih Paviliun Wonderful Indonesia yang berhasil mempertahankan gelar sebagai The Best Exhibitor 2017 di Internationale Tourismus Borse (ITB) di Messe, Berlin, Jerman.

Paviliun Wonderful Indonesia berhasil mempertahankan gelar sebagai The Best Exhibitor 2017 di pameran pariwisata terbesar dunia, Internationale Tourismus Borse (ITB) yang berlangsung pada 8-12 Maret 2017 di Messe, Berlin, Jerman. Indonesia kembali mengungguli pesaing terdekatnya, “Imagine” Korea Selatan di posisi 2 dan “Amazing” Thailand  di posisi 3.

Kemenangan Indonesia diumumkan pada Ahad, 12 Maret 2017 dini hari pukul 02.30 WIB. Ini merupakan prestasi kedua yang diraih Wonderful Indonesia. Tahun 2016, bendera Merah Putih tampil di panggung ITB Berlin sebagai The Best Exhibitor 2016 mengungguli “Imagine” Korea Selatan (nomor 2), “Incredible” India (nomor 3), disusul Maladewa, Sri Lanka, Filipina.

“Ini prestasi yang membanggakan. ITB Berlin adalah pameran pariwisata terbesar dunia yang diikuti 187 negara, 10.000 exhibitor, 180.000 pengunjung. Semua industri pariwisata, tour travel, airlines, cruise, hotel, resort, atraksi, pemerintah, asosiasi kumpul di ITB Berlin. Wonderful Indonesia menunjukkan kelasnya di level dunia,” ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya.
Baca selanjutnya…

Bandara Soekarno-Hatta Raih The World’s Most Improved Airports 2017

Maret 20, 2017

Inovasi pelayanan yang terus digalakkan manajemen PT Angkasa Pura II pada Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berbuah manis dengan berhasil meraih penghargaan sebagai bandara yang paling cepat berkembang di dunia. Bandara Soetta terpilih menjadi The World’s Most Improved Airports 2017 oleh Skytrax, perusahaan konsultan Britania Raya, yang mengumumkan ‘World Airport Awards 2016′ pada 14 Maret 2017.

Ada sepuluh bandara di dunia yang paling cepat berkembang sehingga pantas mendapat penghargaan The World’s Most Improved Airports 2017. Posisi juara pertama ditempati Bandara Soekarno–Hatta, disusul Hamad Doha, Houston IAH, Delhi, Haikou Meilan, Guangzhou, Phoenix, Tokyo Narita, Paris CDG dan Los Angeles.
Baca selanjutnya…

Tim UGM Juara Kompetisi Mikrobiologi, Parasitologi & Imunologi Internasional di Thailand

Maret 16, 2017

Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) sukses menyabet gelar juara 2 dan 4 penghargaan individual dalam kompetisi Siriaj International Microbiology, Parasitology, and Immunology Competition (SIMPIC) 2017 di Thailand pada 24-27 Februari lalu.

Dalam kompetisi tersebut, FK UGM mengirimkan dua tim. Maria Fransisca Pudjohartono, Jessica, Audric Kenny Tedja, dan Marcellus tergabung dalam tim pertama. Adapun tim kedua beranggotakan Widyan Putra Anantawikrama, Danny Agus Pramana Wahyudi, I Putu Aditio Artayasa dan Wynne Wijaya. Adapun tim pembimbing SIMPIC FK UGM terdiri dari dr. Tri Wibawa, PhD, dr. Rina Susilowati, PhD., dr. Titik Nuryastuti, M.Si., PhD., dan dr. Elsa Herdiana, MKes, PhD.
Baca selanjutnya…

Marcus/Kevin Raih Juara All England 2017

Maret 13, 2017

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, tampil gemilang mengalahkan  pemain Cina, Li Junhui/Liu Yuchen, 21-19, 21-14 dan berhasil merebut gelar juara di turnamen bergengsi All England Open pada 12 Maret 2017 di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris.

Bagi Kevin/Marcus, ini adalah gelar All England perdana dalam karier mereka. Keberhasilan Kevin Sanjaya/Marcus Fernaldi Gideon jadi juara All England membuat Indonesia kembali memiliki juara di nomor ganda putra All England setelah terakhir kali Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan jadi juara pada 2014.

“Rasanya tegang karena baru pertama kali menang di sini. Kami senang sekali bisa menang di sini. Masih nggak percaya juga kami akhirnya bisa jadi juara. Tapi kami nggak boleh cepat puas, karena masih banyak pertandingan penting kedepannya,” kata Marcus.

“Pastinya kami semakin termotivasi dengan kemenangan ini. Menang di All England jadi salah satu impian buat kami. Nggak nyangka juga bisa menang sekarang ini,” ujar Kevin.
Baca selanjutnya…