Skip to content

Siswa RI Boyong 15 Emas Kompetisi Inovasi & Teknologi (IPITEx) di Thailand

Februari 13, 2018

Para siswa Indonesia mencetak prestasi gemilang dengan karya inovasinya dengan berhasil memboyong 15 medali emas, 7 medari perak, 15 medali perunggu serta special award dari berbagai negara di ajang Intellectual Property Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2018 di Bangkok, Thailand yang berlangsung pada 2-6 Februari lalu.

Megaria Agustina sebagai Director of International Partnership INNOPA mengatakan, ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa bagi Indonesia untuk menunjukkan Indonesia mampu bersaing dan turut berpartisipasi aktif di ajang inovasi dunia.

“Jika ditotal, Indonesia mengirim 37 proyek inovasi serta menduduki posisi keempat terbesar, setelah Korea dan negara-negara maju lainnya,” ungkap Megaria.

Bila pada kompetisi sebelumnya Indonesia mengirimkan termuda adalah peserta berusia 17-18 tahun, kali ini siswa SMP yang diwakilkan SMPN 3 Denpasar mampu mengikuti kompetisi ini.

“Peserta ajang ini pun mencapai 30 negara. Seperti Jepang, China, Rusia, Mesir, India, Hongkong, Singapura dan negara maju lainnya. Totalnya lebih dari 1.000 inovasi dipamerkan dan dilombakan di berbagai kategori. Seperti Teknologi, Pertanian, Kimia, Biologi, Mesin, Desain, Kedokteran,” ungkap Megaria.

Sumber: youngster.id (12/02/18)

Farid Husen Juarai Desain Medali Youth Olympic Games 2018

Februari 8, 2018

Indonesia memiliki banyak pemuda yang kreatif dan inovatif. Salah satunya adalah Muhamad Farid Husen. Hasil desain medali karyanya terpilih sebagai desain medali Olimpiade Pemuda Musim Panas, Youth Olympic Games (YOG) Buenos Aires 2018. Farid Husen juga merupakan peserta termuda yang memenangkan kompetisi serupa sejak edisi pertamanya di tahun 2010.

Dari hampir 300 desain yang masuk dari lebih 50 negara, karya Farid Husen terpilih sebagai pemenang lomba. Penjurian terdiri dari Pemuda Pembuat Perubahan, wartawan muda dan Member IOC. Aya Medany, Anggota IOC dan juga peserta, menilai bahwa desain Farid Husen benar-benar menyentuh hatinya sebagai atlet.

Juri kompetisi, Emily A Yeh, mengomentari desain pemenang memberi nuansa energik dengan kemungkinan tak terbatas, yang juga merupakan apa yang menjadi harapannya dari atlet YOG dan generasi muda. YOG juga mengumumkannya terpilihnya desain Farid Husen lewat twitter mereka, youtholympics.
Baca selanjutnya…

Lewat Alat Deteksi Serangan Jantung, Mahasiswa Undip Raih Medali di Jerman

Januari 31, 2018

Tim mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menorehkan prestasi yang membanggakan dengan berhasil meraih medali lewat hasil temuan merekan berupa alat pendeteksi jantung pintar di ajang iENA International Trade Fair Ideas Inventions New Products Germany 2017 yang berlangsung di Nuremberg Jerman pada 2-5 November 2017.

Tingginya angka kematian akibat penyakit jantung membuat Christian M.T Sinaga, Kawidian Putri Bayu Alam, Mariana Tampubolon, Nurwarrohman Andre Sasongko, dan Hizroh Rochmah Tulloh membuat alat untuk mendeteksi secara sigap perubahan detak jantung untuk mencegah serangan mendadak yang disebut SAD-Heart/Smart Alert Detection of Heart.

Atas temuan tersebut, mereka berhasil meraih silver medal pada ajang bergengsi iENA International Trade Fair Ideas Inventions New Products Germany. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan penghargaan khusus berupa special awards dari JSC NIIAS, Rusia.
Baca selanjutnya…

ITS Bawa Pulang Emas Lomba Inovasi Internasional CIIC dari Thailand

Januari 29, 2018

Tim Anvil yang terdiri dari lima orang mahasiswa Departemen Material Metalurgi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya cetak prestasi membanggakan dengan berhasil membawa pulang piala juara 1 dalam lomba Chula International Innovation Challenge for Community (CIIC) yang diadakan oleh fakultas Teknik Chulalongkorn University pada 20-25 Januari 2018 di Saraburi, Thailand yang diikuti 55 tim dari seluruh dunia.
Baca selanjutnya…

Indonesia Juara Umum ASEANTA 2018 di Thailand

Januari 27, 2018

Kabar baik datang dari Industri pariwisata Indonesia. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya yang memimpin delegasi Indonesia merasa bangga dengan perolehan juara umum dan penghargaan yang diraih industri pariwisata Indonesia di ajang ASEAN Tourism Forum (ATF) 2018 yang berlangsung di Chiang Mai International Exhibition and Convention Center (CMIECC) Thailand pada 26 Januari 2018.

Indonesia menyabet 3 Award the Best dari 6 award yang dilombakan dalam ajang ASEANTA (ASEAN Tourism Associations) Award 2018, serta 15 penghargaan pada ASEAN Tourism Forum (ATF) Award dari sejumlah kategori yang dilombakan pada ASEAN Tourism Forum (ATF) Award 2018.

Perolehan penghargaan bergengsi mencapai 18 Award dalam ajang forum pertemuan para  menteri pariwisata dan pelaku bisnis pariwisata se-ASEAN tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara tujuan wisata di kawasan Asia Tenggara yang sangat diminati dan favorit oleh wisatawan dunia.
Baca selanjutnya…

Mahasiswa IPB Borong 13 Medali Kompetisi Pertanian Internasional di Taiwan

Januari 24, 2018

Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali mengukir prestasi gemilang dan mengharusmkan nama bangsa di kancah internasional dengan berhasil memborong 13 medali/penghargaan di ajang The Asian Pasific Agriculture Student Summit and Undergraduate Project Competition 2017 di Taiwan (23-25/11/17).

Asian Pasific Agriculture Student Summit and Undergraduate Project Competition 2017 merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh International College, National Pingtung University of Science and Technology bersama Ministry of Education Taiwan, Office of Research and Development NPUST, Office of International Affairs, dan Research Center for energy Technologyand Strategy, National Cheng Kung University.
Baca selanjutnya…

Mahasiswa IPB Raih Best Paper ELBIS di Malaysia

Januari 15, 2018

Mahtuf Ikhsan, mahasiswa Manajemen Hutan, Institut Pertanian Bogor (IPB) mengharumkan nama bangsa dalam ajang konferensi internasional dengan mendapatkan Best Paper Award dalam the 5th International Conference on Education, Law, Business and Interdiciplinary Research (ELBIS) di Grand Seasons Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia pada 21-22 November 2017 lalu.

ELBIS adalah konferensi dunia reguler yang diadakan setiap tahun oleh Emirates Research Publishing yang diikuti oleh peserta dari Spanyol, Denmark, Yordania, Arab Saudi, Yaman, Pakistan, India, Malaysia, Afrika, Singapura dan Indonesia.

Mahtuf adalah peserta termuda. Rata-rata peserta adalah mahasiswa program magister, dan profesor. Makalah yang ditulisnya berjudul “The Role of Institution of Aspect to Create Community Forest Sustainability in Bogor Regency Indonesia (Peran Institusi sebagai Aspek untuk Menciptakan Kelestarian Hutan Rakyat di Kabupaten Bogor Indonesia)”. Di bawah bimbingan Dr Ir Yulius Hero, M.Sc, Mahtuf menggambarkan pengelolaan hutan kemasyarakatan yang ada di Bogor. Ia ingin mengintegrasikan proses produksi dengan industri.
Baca selanjutnya…